Ilustrasi KPK. Foto: MI
Ilustrasi KPK. Foto: MI

KPK Dalami Kasus Proyek Meikarta

Nasional kasus suap meikarta OTT Pejabat Bekasi
M Sholahadhin Azhar • 13 Januari 2020 11:43
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Edi Dwi Soesianto alias Edi Soes. Anak buah eks Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto itu diperiksa terkait kasus dugaan suap pada izin pembangunan proyek Meikarta.
 
"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BTO (Bartholomeus Toto)," ujar plt juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020.
 
Belum diketahui materi pemeriksaan terhadap Edi. Yang pasti, Edi diduga kuat mengetahui praktik rasuah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Edi bahkan sempat meminta perlindungan KPK. Pasalnya, Toto melaporkan Edi ke Polrestabes Bandung atas tudingan fitnah dan pencemaran nama baik.
 
"Mengacu pada UU Perlindungan Saksi dan Korban, maka terdapat aturan yang tegas bahwa saksi tidak dapat dituntut secara pidana ataupun perdata," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.
 
KPK telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus dugan suap pada proyek Meikarta. Termasuk Toto. 
 
Toto ditugaskan Lippo Karawaci untuk 'menyelesaikan' izin pembangunan Meikarta ke Bupati Bekasi ketika itu, Neneng Hassanah Yasin. Toto diduga memberikan Rp10,5 miliar untuk memuluskan izin pembangunan kawasan Meikarta. Namun, Toto sejak awal membantah pemberian uang tersebut.
 
Toto disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1.
 

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif