Hakim ke Novanto: Jadi Ada Benjol Sebesar Bakpao?
Setya Novanto--Antara/Hafidz Mubarak
Jakarta: Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku sempat mendapat luka memar di dahinya pasca-insiden kecelakaan mobil. Namun, ia tak mengetahui apakah luka memarnya itu sebesar bakpao seperti yang diungkap mantan pengacaranya, Fredrich Yunadi. 

Novanto yang dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo itu awalnya ditanya oleh Ketua Majelis Hakim Mahfudin soal luka di dahinya. Menurutnya, ia sempat melihat luka tersebut di dahi.

"Dibawakan cermin istri saya, ternyata di dahi bengkak," kata Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 27 April 2018.


Hakim lantas kembali bertanya. "Ada benjolan di dahi? Sebesar apa?" 

Novanto tak mengetahui persis soal besarnya benjolan di dahinya. Menurutnya, saat itu, ia hanya merasakan memar di dahinya.



Hakim Mahfudin terus mencecar Novanto soal benjolan tersebut. Pasalnya, Fredrich sempat menyatakan jika benjolan di dahi mantan Ketua Umum Partai Golkar itu sebesar bakpao. 

"Karena ada pernyataan Fredrich Yunadi di dalam konpers, katanya benjol sebesar bakpao. Jadi sebesar bakpao bukan?" tanya hakim lagi. 

"Waktu saya lihat malah beda, saya rasa memar, saya lihat besar dan di KPK juga memar sekali," jawab Novanto.

Menurut Novanto, memar itu akhirnya membaik setelah ia ditahan di Rutan KPK. "Waktu di rutan itu 4-5 hari udah membaik karena sempat kompres pakai air panas di rutan," tandasnya.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id