Fayakhun Kesal Dipindah ke Komisi VIII oleh Novanto

Damar Iradat 12 September 2018 19:35 WIB
suap di bakamla
Fayakhun Kesal Dipindah ke Komisi VIII oleh Novanto
Ketua DPD Golkar DKI Fayakhun Andriadi. Foto: MI/Mohamad Irfan.
Jakarta: Mantan anggota Komisi I DPR RI Fayakhun Andriadi sempat kesal dengan sikap Setya Novanto, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Sebab, Novanto merotasi Fayakhun dari Komisi I ke Komisi VIII DPR RI.

Hal itu terungkap saat Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta Basri Baco bersaksi untuk Fayakhun dalam sidang lanjutan perkara suap Badan Keamanan Laut (Bakamla). Dalam persidangan, jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat mengonfirmasi keterangan Basri dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Dalam BAP nomor 13, saksi bilang: 'Seingat saya Fayakhun pernah mengatakan, bahwa dia pernah dipindahkan oleh Setya Novanto dari komisi I ke Komisi VIII DPR," kata jaksa Takdir Suhan saat membacakan BAP Basri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Rabu, 12 September 2018.


(Baca: Fayakhun Tebar Uang Demi jadi Pejabat Golkar)

Jaksa melanjutkan masih dalam BAP itu, Basri menyebut jika Fayakhun tidak terima dipindahtugaskan. Bahkan, Fayakhun melawan keputusan dari Novanto saat itu.

"Diinformasikan oleh Fayakhun, meski namanya sudah di Komisi VIII, dia tetap menghadiri rapat di Komisi I DPR RI, dan karena di daftar hadir Komisi I DPR RI tidak ada namanya, kemudian Fayakhun menulis sendiri namanya dengan tulisan tangan," lanjut jaksa.

Basri mengamini keterangannya saat diperiksa penyidik tersebut. Bahkan menurut dia, Fayakhun merasa terintimidasi oleh sikap Novanto.

"Seingat saya fayakun pernah cerita, sepertinya kayak dia ditekan atau diintimidasi, ya begitu lah," tutur Basri.



(JMS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id