Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Putusan Sidang Banding Irjen Ferdy Sambo Diumumkan Siang Ini

Siti Yona Hukmana • 19 September 2022 11:47
Jakarta: Polri memastikan akan menuntaskan sidang banding eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo hari ini. Putusan sidang banding akan disampaikan Senin siang, 19 September 2022.
 
"Pelaksanaan banding digelar hari ini Insya Allah hasilnya setelah salat zuhur akan disampaikan dan tuntas hari ini," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 19 September 2022.
 
Dedi mengatakan setelah tuntas akan ditindaklanjuti oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Wahyu Widada. Polri menetapkan tenggat waktu dalam menuntaskan hasil sidang banding tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"As SDM memiliki waktu lima hari kerja untuk menuntaskan administratif hasil putusan banding yang dilaksanakan hari ini," ujar Dedi.
 
Sidang banding Sambo digelar sekitar pukul 10.30 WIB di ruang rapat Divpropam Polri Gedung TNCC Lantai 1 Mabes Polri, Jakarta Selatan. Dedi mengatakan sidang banding dipimpin perwira tinggi (pati) Polri bintang tiga dan empat anggota pati Polri bintang dua.
 
Dedi tidak membeberkan nama-nama lima orang tim komisi banding. Namun, berdasarkan pantauan di Polri TV disebutkan sidang dipimpin Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto. Selain Agung, terpantau juga dalam ruang sidang Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Wahyu dan Kadiv Propam Polri Irjen Syahar Diantono.
 

Baca: Sidang Banding Ferdy Sambo Dimulai, Dipimpin Irwasum Komjen Agung


Sidang banding digelar berdasarkan Pasal 69 Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri. Komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuntaskan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) hingga sidang banding.
 
Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang etik pada Kamis, 25 Agustus 2022. Keputusan Sidang KKEP dibacakan Jumat, 26 Agustus.
 
Pimpinan Komisi Sidang KKEP memutuskan memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) Ferdy Sambo. Dia terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat (1) huruf b, juncto Pasal 8 huruf b juncto Pasal 8 huruf c angka 1 juncto Pasal 10 ayat (1) huruf f juncto Pasal 11 ayat (1) huruf a, juncto Pasal 11 ayat (1) huruf b junto Pasal 13 huruf m Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.
 
Atas putusan tersebut, Ferdy Sambo menyatakan banding sesuai haknya sebagaimana diatur dalam Pasal 69 Perpol Nomor 7 Tahun 2022.
 
Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Ia dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman pidananya, maksimal hukuman mati.
 
Mantan Kadiv Propam Polri itu juga dijadikan tersangka kasus menghalangi penegakan hukum pada penyidikan kasus Brigadir J atau obstruction of justice. Dia dijerat dengan Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) juncto Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 221 Ayat (1) ke-2 dan/atau 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 KUHP.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif