Koordinator Pelaksana Harian Asosiasi LBH APIK Indonesia Khotimun Sutanti. Metro TV
Koordinator Pelaksana Harian Asosiasi LBH APIK Indonesia Khotimun Sutanti. Metro TV

Selamat Pagi Indonesia

Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Jombang Harus Segera Dilakukan

MetroTV • 07 Juli 2022 23:40
Jakarta: Drama penanganan kasus kekerasan seksual yang terjadi di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur, tidak kunjung usai. Gagalnya polisi menangkap pelaku menimbulkan tidak adanya kepastian hukum dan berdampak besar terhadap korban pelecehan.
 
Koordinator Pelaksana Harian Asosiasi LBH APIK Indonesia Khotimun Sutanti menyatakan mandeknya proses hukum memicu rasa ketidakberdayaan dan trauma berkepanjangan. Terutama jika hak atas keadilan dan perlindungan korban tidak terpenuhi.
 
Korban, kata Khotimun, salah satunya memiliki hak pendampingan. “Apalagi kalau korban anak. Baik dari orang yang ia percaya, hingga disediakan oleh negara atau lembaga lainnya” kata Khotimun dalam program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Kamis, 7 Juli 2022.
 
Baca: Polisi Tangkap 360 Pengikut Tersangka Pencabulan Santriwati MSAT 

LBH Apik berharap pendampingan hukum juga membuka akses terhadap pemulihann psikologis korban. Menurut Khotimun, pemulihan korban harus dilaksanakan paralel dengan proses perkara hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya tindak tegas kepolisian dalam penanganan kasus ini, dukungan dari masyarakat sekitar untuk tidak menyudutkan para korban juga dibutuhkan. Respons positif dan kooperatif dari pondok pesantren dalam juga membantu banyak kepada pemulihan psikologis korban (Gracia Anggellica)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif