Ilustrasi Gedung KPK/Medcom/Fachri Audhia Hafiez
Ilustrasi Gedung KPK/Medcom/Fachri Audhia Hafiez

76 Orang Terjerat OTT KPK Sepanjang 2019

Fachri Audhia Hafiez • 27 Juli 2020 13:55
Jakarta: Sebanyak 76 orang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang 2019. Operasi senyap itu dilakukan di belasan daerah.
 
"Melalui persiapan yang cermat dan terukur, operasi ini telah dilakukan sebanyak 21 kali di 14 daerah," tulis Laporan Tahunan KPK 2019 seperti dikutip Medcom.id, Senin, 27 Juli 2020.
 
OTT paling sering berlangsung di DKI Jakarta. Operasi penangkapan juga banyak terjadi di Jawa Tengah, Lampung, Kalimantan Timur, dengan masing-masing dua lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK juga pernah menggelar OTT di Kalimantan Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten.
 
Operasi tersebut menjerat tersangka dari berbagai unsur. Terbanyak ialah unsur swasta 34 tersangka. Sedangkan unsur aparatur sipil negara (ASN) 17 tersangka, kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lima tersangka, unsur lainnya tiga tersangka, dan pengacara dua tersangka. Sedangkan unsur gubernur, bupati, hakim, jaksa, wali kota dan anggota DPR masing-masing satu orang.
 
Kasus yang menjerat para tersangka beragam. Mulai suap terkait proyek, jabatan, pengadaan barang dan jasa (PBJ), perizinan, serta penangangan perkara.
 
KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dari rangkaian operasi senyap tersebut. Uang itu senilai Rp12,8 miliar, US$35 ribu, SGD576 ribu, EUR5, MYR407, dan SAR500.
 
Baca: Bupati Kutai Tiimur dan Kepala Bappeda Ditangkap KPK
 
KPK juga menyelidiki 142 kasus dugaan korupsi, menyidik 268 perkara, dan melakukan penuntutan terhadap 234 perkara, sepanjang 2019.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif