Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Andre Rosiade Dianggap Intervensi Polisi

Nasional prostitusi psk
Anggi Tondi Martaon • 06 Februari 2020 16:11
Jakarta: Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menilai ada beberapa kesalahan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade dalam polemik penjebakan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumatra Barat. Dia dianggap melampaui batas kewenangan sebagai anggota DPR.
 
"Dia tidak boleh melakukan intervensi dalam kerja-kerja kepolisian. Misalnya hadir dalam penggrebekan dan sebagainya," kata anggota Komnas Perempuan, Bahrul Fuad kepada Medcom.id, Kamis, 6 Februari 2020.
 
Menurut dia, penggerebekan itu seakan-akan sudah direncanakan. Hal itu terlihat dari keberadaan wartawan dan Andre sehingga penggerebekan itu bisa tersebar luas ke masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menegaskan penegakan hukum terkait kasus porstitusi tidak boleh dibuka secara gamblang kepada masyarakat. Operasi penangkapan harus berjalan tertutup.
 
"Nah ini yang terjadi mereka melibatkan media yang seakan-akan kalau saya baca berita daringnya memang sudah disiapkan dengan ada kamera, wartawan," ungkap dia.
 
Atas temuan ini, Komnas Perempuan akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Dalam waktu dekat, polemik ini akan dibahas dalam tingkat paripuna di Komnas perempuan.
 
"Kita masih mempelajari ini," ujarnya.
 
Andre Rosiade Dianggap Intervensi Polisi
Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
 
Seperti diketahui, Andre menjebak seorang PSK hingga ditahan di Mapolres Kota Padang. Dia berdalih upaya tersebut bagian dari strategi pengungkapan kasus yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Padang.
 
"Saya perlu jelaskan bahwa betul penjebakan itu, tapi dilakukan bekerja sama dengan kepolisian Kota Padang. Jadi bukan tindakan pribadi saya," kata Andre, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Belakangan, PSK yang tertangkap buka suara. Dia keberatan atas aksi Andre. Pasalnya, sesaat sebelum penangkapan, dia sempat 'melayani' orang suruhan Andre dalam penjebakan.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif