Ilustrasi Densus 88/Medcom.id
Ilustrasi Densus 88/Medcom.id

Densus 88: Jangan Menyumbang ke Organisasi Tak Dikenal

Siti Yona Hukmana • 26 Mei 2022 15:33
Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri meminta masyarakat menyalurkan sumbangan ke wadah yang tepat. Jangan sampai sumbangan dijadikan dana untuk kegiatan ISIS seperti yang dilakukan mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, IA.
 
"Kita mengharapkan masyarakat dapat lebih waspada dalam menyalurkan sumbangan-sumbangan ke organisasi atau kelompok yang tidak dikenal," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Kamis, 26 Mei 2022. 
 
Aswin mengatakan Densus 88 telah mengantisipasi pengumpulan dana untuk kelompok teror itu. Antisipasi kegiatan fund raising tersebut dilakukan bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Mahasiswa Unversitas Brawijaya Terlibat Terorisme Terancam Penjara 5 Tahun
 
Dia tak memerinci upaya antisipasi tersebut. Kegiatan itu harus dicegah karena berpotensi ditiru kelompok teroris lainnya, termasuk yang beraktivitas di luar negeri. 
 
"Tidak menutup kemungkinan cara pengumpulan dana yang dilakukan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dapat ditiru oleh kelompok lain," ucap Aswin. 
 
IA ditangkap di kos-kosan Kota Malang, Jawa Timur, pukul 12.00 WIB pada Senin, 23 Mei 2022. Mahasiswa semester enam angkatan 2019 Jurusan Hubungan Internasional itu diringkus karena diduga menjadi simpatisan teroris jaringan ISIS. 
 
Pria 22 tahun itu dijerat Pasal 15 Jo 7 dan Pasal 13A Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dengan ancaman hukum pidana penjara paling lama lima tahun. 
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif