Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez.
Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez.

Persidangan Etik Lili Pintauli Diminta Bebas dari Konflik Kepentingan

Candra Yuri Nuralam • 30 Juni 2022 08:11
Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta persidangan dugaan penerimaan tiket menonton Moto GP yang menjerat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar dilaksanakan sesuai prosedur. Dewan Pengawas (Dewas) KPK diharap menjauhkan konflik kepentingan saat mengadili Lili.
 
"ICW mendesak agar komposisi majelis sidang etik saudari Lili Pintauli Siregar bebas dari konflik kepentingan. Sebab, salah satu anggota Dewan Pengawas ada yang pernah menjadi panitia seleksi pimpinan KPK," kata Peneliti dari ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulis, Kamis, 30 Juni 2022.
 
ICW juga meminta Dewas KPK tegas memberikan tindakan kepada Lili. Apalagi, dugaan etik ini merupakan yang kedua kalinya masuk dalam persidangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika saudari Lili terbukti melakukan pelanggaran kode etik, maka ICW meminta kepada Dewan Pengawas agar tidak ragu menjatuhkan sanksi berat berupa permintaan pengunduran diri sebagai pimpinan KPK," ujar Kurnia.
 

Baca: KPK Ultimatum Tersangka Suap dan Gratifikasi di Mamberamo Tengah


Dugaan penerimaan tiket menonton Moto GP di Mandalika yang menjerat Lili Pintauli Siregar bakal disidangkan. Dewas KPK segera menentukan jadwal sidang dugaan etik kedua Lili itu.
 
"Masih disusun jadwalnya," kata anggota Dewas KPK Albertina Ho kepada Medcom.id, Rabu, 29 Juni 2022.
 
Sidang etik Lili nantinya akan tertutup. Hasil persidangan dipastikan bakal dibeberkan ke publik. 

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif