Polisi. Ilustrasi: Medcom.id.
Polisi. Ilustrasi: Medcom.id.

Pembeli Bensin hingga Pembakar Polisi Cianjur Dibidik

Nasional demo mahasiswa
Cindy • 16 Agustus 2019 13:47
Jakarta: Polisi teliti membedah peran tiap mahasiswa peserta demo di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat. Unjuk rasa berakhir ricuh hingga empat polisi terbakar.
 
"Dari 30 orang yang diamankan nanti akan dipilah-pilah. Siapa yang melakukan pembakaran, yang menyuruh, membeli bensin, siapa yang melakukan penyerangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
Menurut dia, polisi bakal berhati-hati membongkar aksi 30 pedemo yang ditangkap. Korps Bhayangkara juga tak ingin tergesa-gesa menetapkan tersangka kasus pembakaran polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Polisi bekerja sesuai dengan fakta hukum," tekan jenderal bintang satu itu.
 
Dedi menuturkan berbagai barang bukti, video, dan foto di lokasi akan ditelaah. Pelaku yang melempar bensin ke arah aparat pun akan diproses hukum.
 
Dia menegaskan pelaku yang secara sengaja menganiaya aparat dapat diancam hukuman penjara hingga 8 tahun. Jika menyebabkan kematian, mereka dipenjara hingga 12 tahun. Hal tersebut diatur dalam Pasal 213 KUHP.
 
"Dan bisa juga diterapkan pasal-pasal lain, Pasal 338 atau Pasal 340 (KUHP), pasal pembunuhan terencana. Ancaman hukumannya jauh lebih berat," sambung dia.
 
Baca: Ada Dugaan Pedemo Sengaja Membakar Polisi
 
Polisi yang berjaga pada demo di Cianjur disiram bensin saat berusaha menghalangi dan memadamkan api pembakaran ban bekas. Empat petugas dilaporkan terluka.
 
Demo digelar Organisasi Cipayung Plus, gabungan kelompok mahasiswa dan kepemudaan: Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (Himat), Cianjur Intelectual Foundation (CIF), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Cianjur. Mereka menuntut soal lapangan pekerjaan dan pendidikan.
 
Sebanyak 30 peserta aksi ditangkap. Mereka tengah dimintai keterangan terkait dugaan penganiayaan terhadap aparat keamanan. Kepolisian menggelar perkara peristiwa itu hari ini.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif