Lima Pekerja Istaka Karya Masih Dicari
Lokasi pembangunan Jembatan Kali Yigi di jalur Trans Papua, yang menjadi lokasi penembakan pada Minggu, 2 Desember 2018, sumber foto: Kemen PUPR
Jakarta: Aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan penyisiran di Distrik Yigi dan Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. Lima pekerja PT Istaka Karya belum ditemukan. 

"Dari jumlah 28 orang yang terdata sebagai pekerja PT Istaka Karya, tujuh orang dipastikan selamat, sembilan orang dipastikan meninggal, tujuh belum teridentifikasi, lima belum ditemukan," kata Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Dax Sianturi dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 7 Desember 2018. 

Sianturi menambahkan hingga pukul 05.00 WIT, Jumat, 7 Desember 2018 tercatat 24 orang selamat. Sebanyak 22 orang sudah dievakuasi ke Timika. 


(Baca juga: Wapres: Polisi dan TNI Harus Operasi Besar)

Sementara 16 orang meninggal, sembilan di antaranya pekerja PT Istaka Karya. Adapun kesembilan jenazah itu sudah dievakuasi ke Timika. Adapun proses identifikasi dan autopsi akan dilakukan di RS Charitas Timika setelah korban dievakuasi.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menyerang pekerja proyek Trans Papua di Distrik Yigi, Nduga, Papua. Usai itu, mereka menyerang pos TNI yang berada di Distrik Mbua, Papua. Pos itu dibangun secara mandiri untuk menjaga para pekerja proyek Trans Papua.

Sejauh ini, sebanyak 16 pekerja proyek PT Istaka Karya dan satu prajurit TNI ditemukan tewas. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id