Sejumlah Kadis Kabupaten Bekasi Ikut Terima Suap
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya dugaan aliran suap izin proyek pembangunan Meikarta, milik Lippo Group ke sejumlah kepala dinas di Pemkab Bekasi. Diduga, suap itu berkaitan dengan pemulusan izin mendirikan bangunan (IMB) Meikarta.

"Karena proses perizinan menuju IMB tersebut melibatkan sejumah dinas di Pemkab Bekasi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018.

Menurut Febri, dalam kasus ini, Lippo Group harus menyelesaikan sejumlah rekomendasi dan izin dari kepala dinas agar memperoleh IMB. Sehingga, kata dia, tidak menutup kemungkinan Lippo Group mengucurkan uang haram kepada para pihak terkait.


Hal itu lah yang mendasari penyidik menilik aliran suap proyek Meikarta kepada para kepala dinas. "Jadi perhatian penyidik dan dugaan penerimaan bupati dari sejumlah kepala dinas tentu akan kami dalami juga," pungkasnya.

KPK sebelumnya menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS) sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta.

Penyidik juga menetapkan tujuh tersangka lain. Mereka di antaranya, dua konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Kemudian, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Baca: Bos Lippo Group Segera Diperiksa

Dalam kasus ini, Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga telah menerima hadiah atau janji dari Lippo Group terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Bekasi. Proyek yang akan digarap itu seluas 774 hektar dan dibagi dalam tiga tahapan.

Sejauh ini pemberian yang telah terealisasi untuk Neneng Hasanah dan anak buahnya sebanyak Rp7 miliar. Uang itu diberikan Lippo Group kepada Neneng Hasanah melalui para kepala dinas.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id