Jelang Tahun Baru, Polri Awasi 'Sel Tidur' Jaringan Terorisme

Sunnaholomi Halakrispen 28 November 2018 19:27 WIB
natal dan tahun baru
Jelang Tahun Baru, Polri Awasi 'Sel Tidur' Jaringan Terorisme
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Jakarta: Polri mengawasi 'sel tidur' jaringan terorisme menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru). Densus 88 Antiteror pun turut diterjunkan.

"Ada monitor kepada sleeping cell yang memiliki potensi dan akan mengganggu kegiatan masyarakat jelang akhir tahun," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Bigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018.

Kemudian, kinerja Satgas Antiteror dan Radikalisme juga akan dimaksimalkan. Selain itu, Kapolri telah menginstruksikan seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) memonitor sleeping cell tersebut.


Bahkan, Polri juga bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Kerja sama dilakukan untuk melakukan pencegahan terkait penyebaran paham radikal kepada masyarakat.

"Dengan sosialisasi dan edukasi serta penyuluhan langsung dengan BNPT sebagai sektor terdepan, melibatkan tokoh-tokoh agama," pungkasnya.

Terkait Nataru, Polri tengah memetakan 13 Polda prioritas satu dengan dikerahkannya banyak personel keamanan untuk mengantisipasi kerawanan. Pasalnya, masyarakat di ke-13 wilayah tersebut mayoritas menganut agama Kristen dan terdapat banyak gereja.

Polda prioritas satu tersebut, yakni Polda Sumatera Utara, Polda Lampung, Polda Banten, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DI Yogyakarta, Polda Jawa Timur, Polda Bali, Polda Nusa Tenggara Timur, Polda Sulawesi Utara, Polda Maluku, dan Polda Papua.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id