Ilustrasi KPK - MI.
Ilustrasi KPK - MI.

Pegawai Dinas Pendidikan Cianjur Diperiksa

Nasional OTT Bupati Cianjur
Fachri Audhia Hafiez • 04 Januari 2019 12:32
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur. Mereka akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018.

Keduanya yakni Kepala Sub Bagian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, IA Mugiana dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Moch Asep Saepurohman. Keduanya diperiksa untuk tersangka Bupati nonaktif Cianjur Irvan Rivano Muchtar (IRM).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IRM (Irvan Rivano Muchtar)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 4 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Komisi antirasuah juga memanggil Operational Manager and Asisten Direktur Hotel Signature Mandala Kencana, Prima CPA. Belum diketahui peran Prima dalam kasus ini. Namun dia diperiksa untuk tersangka yang sama.  (Baca juga: Emil: Euforia Penangkapan Bupati Cianjur Jangan Berlebihan)

KPK sebelumnya menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018. Irvan diduga memotong DAK Pendidikan sebesar 14,5 persen dari total Rp4,8 miliar. Irvan juga diduga telah memerintahkan agar memotong dana yang telah dialokasikan ke 140 SMP.

Irvan ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya yakni Kepala Dinas Pendidikan Cianjur, Cecep Sobandi; Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin; dan kakak ipar Irvan, Tubagus Cepy Sethiady.

Atas perbuatannya, keempat tersangka tersebut dijerat Pasal 12 huruf f atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.




(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi