Kepala BNPT Irjen Pol Saud Usman Nasution--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia
Kepala BNPT Irjen Pol Saud Usman Nasution--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Situs Diduga Radikal Diblokir, BNPT: Kami Minta Maaf

M Rodhi Aulia • 08 April 2015 15:01
medcom.id, Jakarta: Pemblokiran sejumlah situs yang disinyalir bermuatan radikal menuai pro dan kontra. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) membantah melakukan pemblokiran situs tersebut.
 
"Kami tidak pernah memblokir situs yang bermuatan negatif. Kami juga tidak memblokir situs Islam, atau situs apa pun di sosial media," kata Kepala BNPT Irjen Pol Saud Usman Nasution dalam rapat kerja dengan Komisi III, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2015).
 
Saud mengaku tidak mengetahui apakah situs tersebut bernuansa Islam, atau bukan. "Kami tidak tahu mana yang situs Islam, mana yang tidak. Ini kan di dunia maya," tukas dia.

Dia menambahkan, pemblokiran hanya dilakukan Kemenkominfo melalui Ditjen Aptika. Menurut dia, pengabulan permintaan tersebut sangat tergantung Aptika, apakah jadi memblokir atau tidak. Saud lepas tangan ketika permintaan tersebut sudah sampai di Aptika. "Silakan diblok, atau dihapus dengan mekanisme yang ada," ungkap dia.
 
Kendati demikian, Saud meminta maaf jika permintaannya berujung pada kegaduhan. Terutama bagi pengelola situs yang diblokir dan pihak yang antusias dengan kasus ini. "Kami minta maaf," ujar dia.
 
Anggota Komisi III Muslim Ayub merasa lucu dengan pengakuan Saud Usman. Sebab, pengakuannya tidak beralasan dan tak berdasar. "Memang itu bukan tugas bapak. Itu Kominfo. Tapi bapak yang mengusulkan, Kominfo yang menghapus. Sama saja itu namanya (blokir)," tegas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan