Ilustrasi Gedung KPK. Medcom/Fachri Audhia Hafiez
Ilustrasi Gedung KPK. Medcom/Fachri Audhia Hafiez

KPK Sita Rp12 Miliar dari Kasus Proyek Fiktif Waskita Karya

Nasional kasus korupsi waskita karya Korupsi di PT Waskita Karya
Fachri Audhia Hafiez • 22 Oktober 2020 14:01
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dokumen, aset, dan sejumlah uang terkait kasus dugaan korupsi pengerjaan subkontraktor fiktif pada proyek PT Waskita Karya (Persero). Uang yang disita mencapai belasan miliaran rupiah.
 
"Uang lebih kurang Rp12 miliar," kata pelaksana tugas Plt juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
KPK juga menyita aset tanah yang masih dirahasiakan lokasi maupun total luasnya. Kemudian, puluhan aset diblokir dan sedang dilakukan verifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik KPK terus melengkapi berkas perkara dengan nilai kerugian negara Rp202 miliar. Lembaga Antikorupsi fokus pada upaya pemulihan aset atau asset recovery.
 
Baca: Eks Kadis PU DKI Diperiksa untuk Usut Korupsi Waskita Karya
 
Kasus ini menjerat lima tersangka. Mereka ialah mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Jarot Subana; mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Fakih Usman; Kepala Divisi II Waskita Karya, Fathor Rachman; mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Desi Arryani, dan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.
 
Para tersangka diduga korupsi terkait pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya pada 2009 hingga 2015. Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif