Irwandi Didakwa Terima Gratifikasi Rp41,7 Miliar

Juven Martua Sitompul 27 November 2018 08:23 WIB
OTT Gubernur Aceh
Irwandi Didakwa Terima Gratifikasi Rp41,7 Miliar
Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf - Medcom.id/Damar Iradat.
Jakarta: Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf didakwa menerima gratifikasi Rp41,7 miliar. Irwandi menjabat gubernur Aceh periode 2007-2012 dan periode 2017-2022.

Jaksa KPK Ali Fikri saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta mengungkapkan pada periode 2007-2012, Irwandi bersama-sama orang kepercayaannya Izil Azhar menerima gratifikasi Rp32.454.500.000.

Periode 2017-2022, Irwandi menerima gratifikasi Rp8.717.505.494 sehingga total gratifikasi yang diterima Irwandi sejumlah Rp41,7 miliar.


"Telah melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang terdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan menerima gratifikasi," ucap jaksa KPK Ali Fikri, Senin, 26 November 2018. 

Irwandi diduga melanggar Pasal 12 huruf B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1), juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(Baca juga: KPK Sita Rp4,3 Miliar dari Gubernur Aceh)

Terkait dakwaan jaksa, Irwandi membantahnya "Saya enggak tahu, tidak minta uang dan tidak pernah pegang (menerima) uang," ujar Irwandi seusai sidang pembacaan dakwaan.

Irwandi juga didakwa menerima suap Rp1 miliar dari Bupati Bener Meriah Ahmadi. Uang tersebut, disebut jaksa, agar Irwandi menyetujui program pembangunan dari DOKA Tahun 2018. Irwandi menerima uang tersebut melalui Hendri Yuzal dan Teuku Saiful Bahri.

Dia membantah seluruh dakwaan yang disampaikan jaksa KPK. Ia menyebut seluruh isi dakwaan dirinya salah. "Dakwaan disampaikan betul, tapi isi dakwaan salah. Saya tidak pernah menerima, menyuruh dan tidak dilaporkan," tutur dia.

Ia menduga kasus tersebut berkaitan dengan politik. Namun, Irwandi tidak menjelaskan maksud politik tersebut. 

"Intinya saya tidak pernah menyuruh dan diberitahukan dan tidak pernah menerima. Saya yakin tidak bersalah. Dan kasus bukan ini ada hal lain, politik," tandas Irwandi.

(Baca juga: Gubernur Irwandi Minta Steffy tak Khawatir Dana Aceh Marathon)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id