Menkumham Yasonna Laoly--Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Menkumham Yasonna Laoly--Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Mayoritas Penghuni Lapas Pengguna Narkoba

Nasional narkoba rutan
Ilham Pratama Putra • 03 Januari 2019 17:04
Jakarta: Mayoritas penghuni lapas di Indonesia adalah pengguna narkoba. Bahkan di Medan, Sumatera Utara, 70 persen penghuni lapas adalah mereka yang tersandung kasus narkoba.
 
Menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly, jumlah napi narkoba setiap hari terus bertambah. Hal itu membuat beberapa lapas selalu kelebihan muatan.
 
"Jumlah napi narkoba setiap hari terus bertambah dan bertambah, Sumatera Utara, Riau. Itu bagian pantai yang menghadap dengan Malaysia itu sangat rawan. Sekarang sudah 256 ribu isinya lapas dan rutan kita, jadi memang ini persoalan,' kata Yasonna kepada Medcom.id di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yasonna telah melakukan diskusi dengan BNN terkait hal ini. Dia menginginkan adanya perubahan dalam penyelesaian kasus narkoba.
 
"Untuk pemakai harus kita lihat dari aspek paragidma kesehatan. Tapi kalau bandar, ya paradigma hukum yang keras. Sedangkan pemakai rehab,' kata Yasonna.
 
Baca: Penyebab Lapas di Indonesia Over Kapasitas
 
Jika tidak ditanggulangi, Yosonna beranggapan lapas akan menjadi bom waktu. Yang satu ketika penghuninya akan membludak.
 
"Padahal kan ada jenis persoalan kriminal lain. Ada pencurian, pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan. Kalah sama satu jenis kejahatan (narkoba), berarti kan something wrong, ada yang salah, jadi itu perlu dikoreksi,' ungkap Yasona.
 
Hal ini merujuk pada lapas di Bagan Siapi Api, Riau, yang jumlah napinya melebihi kapasistas. Yasonna mengaku telah mendapat tanah dari bupati setempat. Namun tanah rawa. Maka disiapkan pula untuk memperbaiki guna menimbun rawa tersebut.
 
"Sebagian (napi) di restribusi. Nanti kalau sudah inkrah kita restribusi ke tempat lain, ada lapas di dekat Kecamatan Rumbai, Riau sudah mau siap itu kita mau selesaikan. Nanti kita geser sebagian,' pungkasnya.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi