Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Bocah di Manado

Siti Yona Hukmana • 21 Januari 2022 22:31
Jakarta: Polisi mengantongi satu nama terduga pelaku pelecehan seksual terhadap CT, 10, warga Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Polisi segera menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.
 
"Satu nama itu berpotensi menjadi tersangka dan akan dilakukan penangkapan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Januari 2022.
 
Menurut Dedi, nama terduga pelaku diketahui dari korban saat Kapolda Sulawesi Utara Irjen Mulyatno mengunjungi Rumah Sakit Kandou, tempat korban dirawat. Polisi akan mencari alat bukti keterlibatan terduga pelaku untuk menangkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik telah memeriksa sembilan saksi dan tiga saksi dari pihak dokter. Penyidik juga telah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban yang diduga tempat pelecehan seksual tersebut.  
 
"Dan melakukan koordinasi dengan dokter kandungan, dokter anak dan dokter forensik, serta melakukan visum," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Baca: Buka Posko Pengaduan Kekerasan Seksual, Ini Keinginan Partai NasDem
 
Dedi menyebut penyidik segera menggelar perkara untuk menaikkan status kasus menjadi penyidikan. Namun, sebelum ekspose penyidik akan mengungkap kasus melalui konferensi pers dengan mengundang mitra pemerhati anak, psikolog anak, serta Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Provinsi Sulut pada Sabtu, 22 Januari 2022.
 
"(UPTD) yang membidangi perlindungan perempuan dan anak," kata Dedi.
 
Peristiwa kekerasan seksual itu terjadi pada 7 Desember 2021. Korban sempat kritis dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Prof. Kandou.
 
Ibu korban, HS, meminta bantuan Anggota DPR Dapil Sulawesi Utara (Sulut), Hillary Lasut, mengunggah sebuah video di media sosial. Video terkait pernyataan HS atas peristiwa yang menimpa anaknya itu akhirnya viral.
 
Peristiwa dilaporkan ke Polresta Manado pada 28 Desember 2021. Dia memohon agar polisi menyelesaikan kasus itu hingga tuntas.
 
Dalam video berdurasi satu menit itu, ibu korban mengaku hanya bisa melaporkan kasus tersebut ke Polresta Manado. Dia terus memantau perkembangan penyelidikan tindak pidana pelecehan seksual tersebut.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif