Pelaku Kesal Dimasukkan ke Grup Whatsapp LGBT

Arga sumantri 17 April 2018 16:53 WIB
pembunuhankontroversi lgbt
Pelaku Kesal Dimasukkan ke Grup Whatsapp LGBT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - ANT/Reno Esnir
Jakarta: Petrus Paulus Ualubun, 21, ditangkap polisi lantaran membunuh rekannya, Ali Rahman, 34, di Cawang, Jakarta Timur. Motif sakit hati diduga jadi alasan Petrus menghabisi nyawa Ali. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, hasil pemeriksaan sementara, Petrus sakit hati lantaran dimasukkan ke dalam grup aplikasi pesan singkat Whatsapp oleh korban. Grup itu diduga beranggotakan orang yang berorientasi seksual Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

"Karena bukan LGBT, dia (pelaku) marah dimasukkan ke grup Whatsapp itu," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Selasa, 17 April 2018.


Petrus mengaku semakin kesal lantaran anggota di grup itu meminta dirinya berfoto tak senonoh. Emosi memuncak, Petrus mengajak Ali bertemu dan sempat bertengkar. 

"Intinya bahwa dia sakit hati, korban diajak ketemu, lalu dianiaya sampai meninggal," ujarnya. 

Argo belum mengungkap nama grup aplikasi pesan singkat yang menjadi awal terjadinya kasus pembunuhan itu. Ia juga belum menyimpulkan apakah Ali yang menjadi korban pembunuhan termasuk orang berorientasi seksual LGBT. Yang jelas, sejauh ini polisi menduga pembunuhan dilakukan secara spontan.

"Kita tidak ingin menduga-duga. Sementara keterangannya seperti itu," ujarnya.

Petrus ditangkap dalam pelarian di rumah kakaknya di Jalan Raya Serang RT 12/06 Nomor 33, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekas, pagi tadi. Petrus saat ini tengah diperiksa intensif di Markas Polres Jakarta Timur.

Sebelumnya, seorang karyawan bernama Ali Rahman ditemukan tewas tergeletak di Gang Waru, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 16 April. Warga Jalan Swasembada, Jakarta Utara itu mengalami luka sabetan senjata tajam di sejumlah bagian tubuh.

(Baca juga: Kak Seto: LGBT Merusak Kepribadian Bangsa)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id