Jaksa Agung ST Burhanuddin
Jaksa Agung ST Burhanuddin

Burhanuddin Minta Jaksa Respons Cepat Kasus Mafia Tanah

Al Abrar • 20 September 2022 12:02
Jakarta: Praktik mafia tanah semakin mengkhawatirkan. Dalam catatan Jaksa Agung ST Burhanuddin, dampak dari tindak pidana yang berkaitan dengan perkara pertanahan setidaknya telah memunculkan kerugian hingga Rp1,4 triliun. 
 
Karena itu, melalui Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah, ST Burhanuddin meminta seluruh jajaran Kejaksaan untuk bergerak cepat dalam menutup celah praktik tersebut. 
 
“Tindak pidana berkaitan dengan perkara pertanahan di Indonesia memunculkan nilai kerugian mencapai Rp1,4 triliun. Respons cepat dari saudara-saudari (Jaksa Agung Muda) sekalian diperlukan untuk benar-benar melaksanakan Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 tahun 2021 tentang pemberantasan mafia tanah,” tulis ST Burhanuddin di akun Twitter pribadinya, @ST_Burhanuddin, dikuti, Selasa, 20 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, Jaksa Agung juga meminta para Jaksa Agung Muda untuk mencermati isu aktual terkini. Bukan hanya terkait maraknya mafia tanah, juga mafia pelabuhan dan bandar udara, serta kelangkaan pupuk bagi petani.
 
“Kepada para Jaksa Agung Muda, isu aktual terkini yang patut dicermati adalah maraknya mafia tanah, mafia pelabuhan dan bandar udara, serta kelangkaan pupuk bagi petani,” imbau Burhanuddin.
 
Baca: Menteri ATR: Kalau Ada Mafia Tanah, Jangan Takut, Kita Gebuk!
 
Burhanuddin menjelaskan, keberadaan mafia telah meresahkan masyarakat dan mengganggu roda perekonomian negara. Bahkan, ia melanjutkan, berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi. 
 
“Saya minta kepada pada Jaksa Agung Muda untuk merapatkan barisan dan lakukan akselerasi pemberantasan para mafia. Ambil sikap tegas, tanpa kompromi, dan sikat habis para mafia,” ujar Jaksa Agung.
 
Burhanuddin mengingatkan, Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah, termasuk Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara, bisa menjadi instrument hukum untuk menutup celah para mafia.
 
“Segera laksanakan perintah saya. Saya tunggu laporan baik atas kinerja dari saudara (jajaran Kejaksaan),” tegas Jaksa Agung.
 
(ALB)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif