Jakarta: Polri menjadi lembaga kepolisian terbaik ke-5 di dunia versi Gallup Global Law and Order Index 2022. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melihat hal tersebut sebagai bukti perbaikan Kapolri.
"Kita mengapresiasi keberhasilan kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, mengungkap beberapa kasus besar akhir-akhir ini, sehingga meningkatkan kepercayaan dan simpati masyarakat," kata Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) melalui keterangan tertulis, Sabtu, 5 November 2022.
Dia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempertahankan hal tersebut. Caranya, dengan meningkatkan disiplin anggota dan melakukan penindakan hukum tegas, humanis, dan tak pandang bulu.
Gus Fahrur berharap kepercayaan kepada Polri makin meningkat. Korps Bhayangkara dapat menjadi penegak hukum yang terpercaya dan semakin dicintai rakyat.
"Makin baik kinerja, profesional dan transparan serta tidak menjadi alat kepentingan pihak tertentu, Polri harus berpihak kepada kebenaran dan keadilan," katanya.
Gus Fahrur melihat saat ini komitmen Kapolri mulai dapat dirasakan. Sebab, masyarakat secara umum telah merasakan suasa yang kondusif. Jajaran Polri juga lebih simpatik dan responsif merespons pengaduan masyarakat.
"Tentu saja masih banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan perbaikan layanan umum, termasuk dalam upaya memberantas penyakit perjudian, narkoba dan pencegahan tindak kejahatan," katanya.
Lembaga jajak pendapat kelas dunia, Gallup Inc. mendaulat Polri sebagai lembaga kepolisian terbaik di dunia urutan ke-5. Polri masuk lima besar sebagai lembaga kepolisian terbaik di dunia setelah kepolisian di Singapura di urutan pertama, Tajikistan, Norwegia, serta Swiss di posisi keempat.
Jakarta: Polri menjadi lembaga kepolisian terbaik ke-5 di dunia versi Gallup Global Law and Order Index 2022. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (
PBNU) melihat hal tersebut sebagai bukti perbaikan Kapolri.
"Kita mengapresiasi keberhasilan
kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, mengungkap beberapa kasus besar akhir-akhir ini, sehingga meningkatkan kepercayaan dan simpati masyarakat," kata Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) melalui keterangan tertulis, Sabtu, 5 November 2022.
Dia meminta
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempertahankan hal tersebut. Caranya, dengan meningkatkan disiplin anggota dan melakukan penindakan hukum tegas, humanis, dan tak pandang bulu.
Gus Fahrur berharap kepercayaan kepada Polri makin meningkat. Korps Bhayangkara dapat menjadi penegak hukum yang terpercaya dan semakin dicintai rakyat.
"Makin baik kinerja, profesional dan transparan serta tidak menjadi alat kepentingan pihak tertentu, Polri harus berpihak kepada kebenaran dan keadilan," katanya.
Gus Fahrur melihat saat ini komitmen Kapolri mulai dapat dirasakan. Sebab, masyarakat secara umum telah merasakan suasa yang kondusif. Jajaran Polri juga lebih simpatik dan responsif merespons pengaduan masyarakat.
"Tentu saja masih banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan perbaikan layanan umum, termasuk dalam upaya memberantas penyakit perjudian, narkoba dan pencegahan tindak kejahatan," katanya.
Lembaga jajak pendapat kelas dunia, Gallup Inc. mendaulat Polri sebagai lembaga kepolisian terbaik di dunia urutan ke-5. Polri masuk lima besar sebagai lembaga kepolisian terbaik di dunia setelah kepolisian di Singapura di urutan pertama, Tajikistan, Norwegia, serta Swiss di posisi keempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)