Menko Polhukam Mahfud MD Medcom.id/Theo
Menko Polhukam Mahfud MD Medcom.id/Theo

Mahfud MD Janjikan Reformasi Hukum Berantas Mafia Peradilan

Indriyani Astuti • 27 September 2022 11:45
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjanjikan ada reformasi di bidang hukum dan peradilan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat prihatin dengan peristiwa tertangkapnya Hakim Agung Kamar Perdata Sudrajad Dimyati oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap.
 
"Saya segera berkoordinasi untuk merumuskan formula reformasi yang memungkinkan secara konstitusi dan tata hukum kita itu. Presiden sangat serius tentang ini," ujar Mahfud melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa, 27 September 2022.
 
Mahfud mengakui upaya memberantas keberadaan mafia hukum kerap kali gembos di pengadilan. Dia mencontohkan pemberian potongan hukuman bagi koruptor oleh Mahkamah Agung (MA).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada koruptor yang dibebaskan, ada koruptor yang dikorting hukumannya dengan diskon besar. Kami tidak bisa masuk ke MA karena beda kamar, kami eksekutif sedang mereka yudikatif," ujar Mahfud.
 

Baca: Hakim Agung Kena OTT, Presiden: Reformasi Hukum Sebuah Keharusan


Independensi hakim dalam memutus suatu perkara, ujar Mahfud, kerap menjadi dalih. Hal tersebut membuat pemerintah kesulitan mengendus praktik kotor di pengadilan.
 
"Mereka selalu berdalih bahwa hakim itu merdeka dan tak bisa dicampuri. Eh, tiba-tiba muncul kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati dengan modus perampasan aset koperasi melalui pemailitan," ucap dia.
 
Atas kasus itu, dia diperintahkan Presiden untuk mencari formula reformasi di bidang hukum peradilan, sesuai dengan instrumen konstitusi dan hukum yang tersedia.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif