Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kiri) bersama Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kiri) bersama Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Joko Driyono Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola 11 Jam

Nasional Pengaturan Skor Sepak Bola
Ilham Pratama Putra • 25 Januari 2019 07:29
Jakarta: Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono diperiksa Satgas Anti Mafia Bola selama 11 jam. Dalam pemeriksaannya, Joko dicecar 45 pertanyaan.
 
"Alhamdulilah telah menuntaskan proses ini. Saya dimintai keterangan sebagai saksi atas laporan yang disampaikan mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani," kata Joko di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Joko juga menyampaikan keterangan mengenai struktur, fungsi kewenangan, sistem manajemen yang ada di PSSI, kewenangan Exco PSSI, komite-komite, kesekjenan, prosedur budgeting, hingga pencairan uang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Secara umum saya merasa ini bagus. Apa yang saya sampaikan menjadi referensi bagi kepolisian untuk mengambil kesimpulan terhadap proses yang dilakukan terdahulu, baik kepada yang terlapor, maupun saksi-saksi sebelumnya." ungkap Joko.
 
Baca juga: PSSI Janji Tak Persulit Kerja Kepolisian
 
Joko hadir di Polda Metro Jaya padapukul 11.00 WIB dan selesai diperiksa pada pukul 23.00 WIB.Dia didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.
 
Ini merupakan panggilan kedua Joko setelah pada panggilan pertama dia tak hadir dengan alasan mempersiapkan Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali.
 
Kasus pengaturan skor sudah menyeret sejumlah nama petinggi PSSI, di antaranya anggota Exco PSSI Johar Lin Eng dan anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih.
 
Sebelumnya, Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani melaporkan dugaan pengaturan skor. Lasmi mengaku timnya dijanjikan promosi ke Liga 2 jika berpartisipasi dalam program PSSI.
 
Dia juga mengaku ditawari posisi manajer Timnas Putri U-16 dan harus menghabiskan dana Rp300 juta untuk pemusatan latihan.
 

 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif