Zumi Zola Rayakan Lebaran di Bui
Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola (kiri) berjalan keluar ruangan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5). ANTARA FOTO/ Reno Esnir.
Jakarta: Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola dipastikan bakal menjalani hari raya Idulfitri 1439 Hijriah di balik jeruji. Sebab, penahanan tersangka kasus dugaan penerimaan suap atas sejumlah proyek di Pemprov Jambi itu diperpanjang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Bagi Pak Zumi Zola, Lebaran nanti sungguh akan menjadi Lebaran yang berbeda dari sebelumnya," kata Handika selaku kuasa hukum Zumi Zola saat dihubungi‎ Selasa, 12 Juni 2018.

Zumi Zola harus kembali mendekam di penjara selama 30 hari ke depan, terhitung sejak 8 Juni 2018 sampai dengan 7 Juli 2018. Perpanjangan penahanan dilakukan demi kepentingan penyidikan.


Baca: Zumi Zola Ajukan Diri Jadi Justice Collabolator

Handika mengatakan pihak keluarga tetap berharap dapat merayakan Lebaran bersama-sama dengan Zumi Zola. Kemungkinan, kata dia, keluarga akan mendatangi Zumi Zola di rutan.

"‎Semoga saja tetap bisa merayakan bersama keluarga tercinta yang pasti akan menjenguknya‎," pungkasnya.

KPK menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola bersama dengan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan sebagai tersangka suap dan gratifikasi atas proyek-proyek di Pemprov Jambi senilai Rp6 miliar. Zumi Zola dan Arfan diduga kuat 'memalak' sejumlah pengusaha dengan dalil izin sejumlah proyek di Pemprov Jambi.

Uang gratifikasi yang diterima dari sejumlah proyek itu pun disiapkan Zumi Zola sebagai 'uang ketok' agar DPRD Jambi memuluskan APBD Jambi tahun anggaran 2018.

Atas perbuatannya, Zumi Zola dan Arfan disangkakan Pasal 12 huruf B Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Belakangan, KPK juga tengah mengusut dugaan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Zumi Zola.





(YDH)