Ilustrasi pemeriksaan saksi/Medcom.id.
Ilustrasi pemeriksaan saksi/Medcom.id.

Polisi Kantongi Keterangan 14 Saksi Terkait Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Rahmatul Fajri • 25 Januari 2023 14:17
Jakarta: Polisi telah memeriksa 14 saksi terkait kasus pembunuhan berantai atau serial killer Bekasi-Cianjur dengan tersangka Wowon Erawan alias Aki Cs. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyebut pihaknya terus melakukan penyidikan guna mengetahui korban dan tersangka lainnya.
 
"Proses penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan berencana dan kaitannya dengan tindakan berlanjut pembunuhan berantai. Sampai saat ini tim penyidik sudah memeriksa 14 orang saksi," kata Hengki, melalui keterangan tertulis, Rabu, 25 Januari 2023.
 
Hengki mengatakan pihaknya akan mengusut kasus tersebut secara tuntas. Pengusutan kasus tersebut dilakukan agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak menjadi korban dengan modus penipuan yang berujung hilangnya nyawa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan sampai ada korban berikutnya di luar kejadian ini. Secara preemtif ini memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa jangan ada lagi korban yang terperdaya dengan modus-modus operandi yang dilakukan oleh pelaku ini," jelasnya. 
 
Hengki menyebut masyarakat harus hati-hati dengan modus cepat kaya dengan cara yang tidak masuk akal. Ia merujuk pada kasus pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki Cs di Bekasi dan Cianjur yang diawali dengan penipuan.
 

Baca: Yakinkan Korban Penipuan, Wowon Pinjam Rumah dan Mobil


Wowon mengaku bisa menggandakan uang dan mengiming-imingi korbannya meraih kekayaan dengan instan. Korban yang menyerahkan uangnya untuk digandakan kemudian dibunuh. Begitu juga dengan keluarga yang mengetahui penipuan tersebut dibunuh dengan cara diracun.
 
Hengki berharap masyarakat waspada dan belajar dari kejadian tersebut, sehingga tidak menjadi korban penipuan bahkan pembunuhan.
 
"Masyarakat luas jangan coba-coba melakukan modus seperti ini. Bukan hanya harta, tapi jiwa juga akan menjadi korban," kata Hengki.
 
Polisi menetapkan Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana. Para tersangka sejauh ini telah membunuh sembilan orang, yang terdiri atas dua tenaga kerja wanita, hingga keluarga para tersangka. 
 
Para tersangka membunuh korban dengan cara membuang ke laut, mencekik, hingga meracuni dengan racun tikus dan pestisida.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif