Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

10 Polisi Dihadirkan dalam Persidangan Kasus Brigadir J Hari Ini

Candra Yuri Nuralam • 21 November 2022 07:45
Jakarta: Persidangan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin 21 November 2022. Sebanyak sepuluh saksi yang merupakan anggota Polri dihadirkan dalam persidangan hari ini.
 
"Pertama Kabag Gakkum Provos Provam Polri Kombes Susanto Haris," kata Kuasa Hukum Terdakwa Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan melalui keterangan tertulis, Senin, 21 November 2022.
 
Sembilan saksi lainnya yakni Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Ridwan Soflanit; Kasubnit 1 Reskrimum Polres Metro Jaksel, AKP Rifraizal Samuel; Kasubnit 1 Unit 1 Krimum Polres Metro Jaksel, Aipda Arsyad Daiva Gunawan; dan anggota Reskrimum Polres Metro Jaksel, Aiptu Sullap Abo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu, lima saksi lainnya yakni anggota Unit Identifikasi Satreskrim Polres Metro Jaksel, Bripka Danu Fajar Subekti; Penyidik Pembantu Unit 1 Reskrimum Polres Metro Jaksel, Briptu Martin Gabe Sahata; Bintara Unit Krimum Polres Metro Jaksel, Briptu Rainhard Regern; Kasubnit II Unit III Ranmor Polres Metro Jaksel, Tedi Rohendi; dan Kasubnit I Jatanras Polres Metro Jaksel, Endra Budi Argana.
 
Terdakwa yang disidang hari ini yakni Bharada Richard Eliezer (E), Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal. Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi bakal diadili besok, 21 November 2022.
 

Baca: Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar, Masuk Pekan Kelima


Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan menunda sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Penundaan untuk mendukung kondusivitas penyelenggaraan Forum G20 di Bali.
 
"Alasan (penundaan) menjaga kondusivitas keamanan selama Forum G20 di Bali," kata pejabat humas PN Jaksel Djuyamto melalui keterangan tertulis, Jumat, 11 November 2022.
 
Mereka yang berstatus terdakwa dalam perkara tersebut meliputi Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf. Sedangkan, terdakwa kasus obstruction of justice, yakni Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria Adi Purnama, Arif Rachman Arifin, Baiquni Wibowo, Irfan Widyanto, dan Chuck Putranto, serta Ferdy Sambo.
 
Awalnya persidangan para terdakwa dijadwalkan pada 14-18 November 2022. Namun, ditunda dan akan kembali digelar pada 21-26 November 2022.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif