Yosi berpakaian kemeja putih didampingi pengacara berpakaian batik.
Yosi berpakaian kemeja putih didampingi pengacara berpakaian batik.

Yosi Project Pop Sebatas Membuat Lagu dengan DNA Pro

Nasional polri Investasi Bodong Penipuan investasi Robot Trading
Siti Yona Hukmana • 22 April 2022 20:57
Jakarta: Penyanyi Herman Josis Mokalu alias Yosi Project Pop selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus investasi bodong robot trading DNA Pro Akademi. Yosi mengaku terlibat dengan DNA Pro hanya sebatas pembuat lagu. 
 
"Jadi awalnya itu, pada Agustus 2021 diminta oleh perwakilan DNA Pro untuk membuatkan mereka jingle (lagu). Kenapa, mungkin mereka mengetahui saya sering membuatkan lagu karena itu bagian dari jasa yang saya lakukan, selain membuat lagu Project Pop, " kata Yosi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 22 April 2022. 
 
Yosi menuturkan setelah datang meminta untuk dibuatkan lagu, dia mencari demo lagu terlebih dahulu. Dalam membuat demo itu ia menawarkan notasi dan lirik ke pihak DNA Pro. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lirik seperti apa tentu saja saya harus cari tahu perusahaan yang meminta saya membuat jingle tersebut. Pada saat itu saya mencari infonya, memang pada Agustus info yang menyatakan DNA Pro adalah perusahaan ilegal atau semacamnya itu tidak ada," ungkap Yosi. 
 
Dia merasa sama-sama tertipu seperti korban DNA Pro lainnya. Baik korban yang tertipu investasi dan dirinya yang tertipu dalam pembuatan lagu. 
 
Baca: Pernah Diundang Isi Acara, Rossa Tegaskan Tak Mengenal Bos DNA Pro
 
Yosi menyebut keterlibatannya dengan DNA Pro hanya profesionalitas pekerjaan. Dia mengaku baru dua bulan lalu mengetahui DNA Pro termasuk aplikasi dilarang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 
 
"Jadi saya berpikir wah saya sudah punya karya di situ ya, maksudnya apakah ini menjadi sesuatu dan benar dugaan saya bahwa saya dibutuhkan untuk hadir dalam pemanggilannya sebagai saksi, " tutur dia.
 
Yosi diperiksa dari pukul 14.02 WIB. Pemeriksaan ini dalam rangka menelusuri aliran dana para tersangka DNA Pro. 
 
Bareskrim Polri menetapkan 12 tersangka dalam kasus DNA Pro. Sebanyak lima orang tersangka masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron. 
 
Tiga tersangka atas nama Daniel Zii, Eliazar Daniel Piri dan Ferawaty dicekal dan diterbitkan Red Notice. Ketiganya diduga berada di Turki. 
 
Polisi menaksir kerugian korban investasi bodong DNA Pro mencapai Rp97 miliar. Kini, polisi tengah menelusuri aset para tersangka dan memeriksa para artis yang diduga menerima aliran dana dari tersangka. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif