Kondisi mobil yang rusak akibat penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
Kondisi mobil yang rusak akibat penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

74 Prajurit TNI Jadi Tersangka Perusakan Polsek Ciracas

Nasional penyerangan perusakan Perusakan Polsek Ciracas
Siti Yona Hukmana • 07 Oktober 2020 13:04
Jakarta: Personel TNI tersangka perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, terus bertambah. Sebanyak 74 prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka per Selasa, 6 Oktober 2020.
 
"Pertama TNI AD sejumlah 63 (prajurit) dari terperiksa 106 prajurit. Sedangkan dari TNI AL tersangka berjumlah 10 prajurit dari 13 terperiksa, TNI AU satu prajurit dari 25 terperiksa," kata Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Wadanpuspom) TNI, Marsma TNI Djoko Tritartono, di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Djoko menyebut Puspom TNI terus mendalami pihak-pihak lain yang terlibat perusakan. Penelusuran dilakukan sejak 22 September 2020 hingga Selasa, 6 Oktober 2020. Mereka antara lain anggota yang terekam dalam foto maupun video.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Salah satunya kami sampaikan di depan gambar, foto, yang ada di Mess Kwini Kwitang (foto diambil pasca-kejadian). Jadi, sebenarnya di dalam mess tersebut ada delapan orang, tetapi yang ada di foto yang kelihatan hanya lima," ungkap Djoko.
 
Lima anggota yang terekam yakni Prada (Mar) Rahman, Klasi II Fauzi, Prada (Mar) Saiful, Prada (Mar) Ronny, dan Prada (Mar) Ahmad. Sedangkan anggota yang tidak terlihat Prada Faisal, Prada Rizano, dan Prada Andi.
 
"Gambar ini pengungkapan dari sebuah foto yang sudah kami dalami, kami koordinasi dengan instansi terkait di antaranya dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, dan provider," ujar Djoko.
 
Kelimanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Puspom TNI masih mendalami peran masing-masing tersangka.
 
Sekitar 100 orang tidak dikenal menyerang Polsek Ciracas di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, pada Sabtu, 29 Agustus 2020, pukul 02.00 WIB. Mereka merusak sejumlah fasilitas, seperti kaca kantor, hingga dua kendaraan polisi, serta menyerang warga.
 
Penyerangan dipicu isu pengeroyokan terhadap anggota Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad), Prajurit Dua (Prada) MI, di kawasan Ciracas. Namun, olah tempat kejadian perkara (TKP) membuktikan Prada MI terluka karena kecelakaan tunggal.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif