Sidang praperadilan eks pentolan FPI M Rizieq Shihab di PN Jaksel, Selasa, 14 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Sidang praperadilan eks pentolan FPI M Rizieq Shihab di PN Jaksel, Selasa, 14 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Mangkir Jadi Alasan Hakim Tolak Praperadilan Rizieq

Nasional fpi praperadilan protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab
Candra Yuri Nuralam • 12 Januari 2021 17:33
Jakarta: Permohonan praperadilan mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Mangkir dari dua kali panggilan polisi membuat gugatan Rizieq terhadap Polda Metro Jaya kandas.
 
"Baik pemohon sebagai saksi harus memenuhi pemanggilan. Oleh karena tidak memenuhi, pelanggaran itu, melanggar kewajiban," kata hakim tunggal Akhmad Sahyuti saat membacakan putusan di PN Jaksel, Selasa, 12 Januari 2021.
 
Menurut hakim, undangan panggilan pemeriksaan dari polisi menjadi kewajiban yang harus dipenuhi seluruh lapisan masyarakat. Hakim menilai dua pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi dari polisi kepada Rizieq sudah sesuai ketentuan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Rizieq Shihab
 
"Pemanggilan saksi wajar dan terkait saksi-saksi yang dipanggil juga menolak, maka permohonan (praperadilan) itu haruslah ditolak," ujar Akhmad.
 
Penetapan tersangka dari polisi terhadap Rizieq usai menyerahkan diri juga dinilai sesuai 
Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Penetapan tersangka itu menjadi hak polisi dalam menangani kasus.
 
"Menimbang bahwa dari alat bukti saksi dan para ahli serta barang bukti di atas maka hakim berpendapat penetapan tersangka telah didukung dengan alat bukti yang sah," tutur Akhmad.
 
Polisi dianggap tidak memiliki kesalahan dalam menetapkan Rizieq sebagai tersangka. Penahanan tersangka pelanggaran protokol kesehatan itu pun tidak melanggar hukum.
 
"Maka permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum dan harus ditolak," ucap Akhmad.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif