KPK Komitmen Usut Tuntas Kasus Century

Sunnaholomi Halakrispen 22 November 2018 06:08 WIB
kpkkasus century
KPK Komitmen Usut Tuntas Kasus Century
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Foto: MI/Bary Fathahilah.
Jakarta: Kasus Bank Century masih menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus korupsi Bank Century.

"Pimpinan sudah komit (komitmen) ini harus selesai, segera. Kita tunggu saja," ujar Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 21 November 2018.

Saut menyebut lembar baru penyidikan dibuka berdasarkan putusan terpidana Budi Mulya. Putusan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang IV Pengelolaan Moneter dan Devisa itu menyebutkan nama-nama pihak yang diduga terseret kasus Century.


"Kami prosesnya sudah pasti ya mengembangkan putusan yang sudah ada pada Budi Mulya. Itu sudah pasti. Kemudian bagaimana prosesnya penyidik akan lebih tahu," paparnya.

Lembaga Antirasuah pun memastikan telah mengantongi nama calon tersangka baru yang tertuang dalam putusan Budi. Sejauh ini, KPK baru menjerat Budi yang divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim Mahkamah Agung di tingkat kasasi.

Dalam dakwaan Jaksa KPK di tingkat pertama, Budi Mulya didakwa memperkaya diri sebesar Rp1 miliar dari pemberian pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century dan atas penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Budi Mulya juga didakwa memperkaya pemegang saham Bank Century, Hesham Talaat Mohamed Besheer Alwarraq, dan Rafat Ali Rizvi sebesar Rp3,115 miliar. Perbuatan Budi Mulya dinilai telah memperkaya PT Bank Century sebesar Rp1,581 miliar dan Komisaris PT Bank Century Robert Tantular sebesar Rp2,753 miliar.

Dia juga diduga menyalahgunakan wewenang secara bersama-sama dengan pejabat Bank Indonesia. ‎Dalam dugaan korupsi pemberian FPJP Century, Budi Mulya didakwa bersama-sama dengan Boediono selaku Gubernur BI, Miranda S Goeltom selaku Deputi Senior BI, Siti Fadjriah selaku Deputi Gubernur Bidang VI, Budi Rochadi selaku Deputi Gubernur Bidang VII, Robert Tantular, dan Harmanus H Muslim.

Tak hanya itu, Budi Mulya juga didakwa bersama-sama dengan Boediono, Miranda, Siti, Budi Rochadi, Muliaman D Hadad selaku Deputi Gubernur Bidang V, Hartadi A Sarwono selaku Deputi Gubernur Bidang III, Ardhayadi M selaku Deputi Gubernur Bidang VIII, dan Raden Pardede selaku Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Namun pada proses perjalanan kasusnya, KPK hanya menjebloskan Budi Mulya ke bui. KPK belum juga menjerat pihak lain, padahal nama-nama besar yang diduga terlibat pada kasus korupsi pemberian FPJP Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik itu kerap disebut dalam persidangan.



(HUS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id