Ilustrasi. (Medcom.id)
Ilustrasi. (Medcom.id)

Perwira Paspampres Diduga Perkosa Prajurit, Panglima TNI: Langsung Diproses Hukum

Antara • 01 Desember 2022 23:57
Jakarta: Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa membenarkan perwira di satuan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Mayor Infanteri BF diduga melakukan pemerkosaan. Aksi amoral itu dilakukan terhadap prajurit wanita Divisi Infanteri 3/Kostrad Letnan Dua Caj (K) GER. 
 
"Oh sudah, sudah diproses hukum langsung," kata Jenderal Andika usai melepas Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 1 Desember 2022.
 
Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa dugaan pemerkosaan yang melibatkan perwira Paspampres tersebut terjadi di Bali pada pertengahan November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, lanjut Panglima, Mayor BF telah ditetapkan sebagai tersangka. Kini pelaku ditahan oleh Detasemen Polisi Militer TNI. 
 
Sebelumnya, tersangka BF telah menjalani penyidikan di Makassar, Sulawesi Selatan. Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad, yang markasnya berada di Gowa, Sulawesi Selatan.
 
"Jadi, kalau enggak salah sidiknya di Makassar karena korban ini bagian dari Divisi 3/Kostrad, tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres. Itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," papar Andhika.

Baca: 2 Pekan Berlalu, Pemerkosa dan Perampok Mahasiswi di Gowa Belum Ditangkap


Selain terkena pasal pidana, dia memastikan perwira pelaku pemerkosaan itu juga dipecat dari TNI.
 
"Satu, itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI. Bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," tegas Andika.

 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif