Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko. (Medcom.id/Yona)
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko. (Medcom.id/Yona)

Polisi Jawab Polemik Penyitaan Honor Menyanyi Rossa dari DNA Pro

Nasional polisi rossa Investasi Bodong Binary Option Robot Trading
Siti Yona Hukmana • 25 April 2022 09:40
Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri menyita uang dari penyanyi Rossa Roslaina Handiyani alias Rossa senilai Rp172 juta yang diberikan robot trading DNA Pro Akademi. Bayaran manggung ratusan juta Rossa diyakini hasil kejahatan perusahaan investasi bodong itu.
 
"Honor (itu) dari mana uangnya? Dari hasil kejahatan DNA Pro kan. Itu kan uang ilegal. Makanya kita laksanakan dahulu proses hukum yang sedang berjalan ini," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Senin, 25 April 2022.
 
Gatot menegaskan setiap uang yang berasal dari hasil kejahatan pasti disita sebagai barang bukti. Nasib uang itu dikembalikan lagi atau tidak ke Rossa diputuskan dalam persidangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi gini, setiap aliran dana yang diduga dari hasil kejahatan, tentunya oleh penyidik diamankan untuk dilakukan penyitaan sebagai barang bukti. Nanti kita serahkan ke pengadilan, yang memutuskan kan pengadilan," ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.
 
Baca: Pimpinan DPR Nilai Honor Rossa dari DNA Pro Seharusnya Tak Disita
 
Gatot menjelaskan penyitaan uang Rp172 juta itu tidak asal. Sebelumnya, penyidik telah mengantongi keterangan tersangka bahwa aliran dana DNA Pro telah mengalir ke sejumlah figur publik. Maka itu, beberapa artis kemudian diperiksa, termasuk Rossa.
 
"Nah pertanyaannya, itu ke mana saja arahnya? Ada ke si A, si B, si C, si D. Otomatis kita kan memintai keterangan dari pada yang disampaikan oleh para tersangka yang sudah diperiksa. Berarti uang itu masuk dalam kategori apa? Uang member korban yang diambil para tersangka," jelasnya.
 
Gatot tak memusingkan polemik penyitaan honor para penyanyi dalam kasus DNA Pro tersebut. Dia menghargai pendapat masyarakat, salah satunya  Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang tidak setuju polisi menyita bayaran manggung Rossa.
 
"Pada prinsipnya kita menghargai semua pendapat orang, tapi ini kan proses hukum yang masih berjalan. Kita laksanakan proses hukum yang ada dulu," ucap Gatot.
 
Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad menyoroti kasus DNA Pro yang membuat penyanyi Diva Indonesia itu diperiksa. Dasco tidak sepakat Rossa harus mengembalikan uang honor manggung di acara DNA Pro.
 
Menurutnya, Teh Ocha sapaan akrab Rossa itu tidak ikut melakukan kejahatan. Melainkan, hanya mengisi hiburan dengan menyanyi di panggung DNA Pro.
 
"Tidak bisa dong pekerja seni ikut menanggung bebannya. Dia kan hanya mengisi acara secara profesional. Tidak terlibat dalam praktik kejahatannya," ucap Dasco,  Sabtu, 23 April 2022.
 
Ketua Harian Partai Gerindra ini yakin Rossa tidak mengetahui apapun terkait investasi bodong DNA Pro. Tak hanya Rossa, dia memandang penyanyi lain juga tak perlu mengembalikan uang hasil keringat mereka.
 
"Bukan hanya Rossa. Saya ingin semua pekerja seni harus dilindungi. Jangan sampai mereka yang sudah mencari nafkah secara profesional dengan kontrak yang jelas malah dikait-kaitkan. Bahkan sampai honor karyanya ikut disita. Kasihan mereka," tutur Dasco.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif