Dubes Malaysia: Pembunuh Adelina Diancam Hukuman Mati
Ilustrasi hukuman mati.
Jakarta: Adelina Jemirah menjadi salah satu dari banyak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tewas oleh majikannya. Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim, menyampaikan simpatinya.

"Duka cita dan simpati atas kejadian yang menimpa Adelina, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang meninggal dan diyakini telah disiksa," ujar Dubes Zahrain, dalam keterangan tertulis Kedubes Malaysia, yang diterima Medcom.id, Rabu 14 Februari 2018.

"Pemerintah Malaysia melalui Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) sedang melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Jika terbukti bersalah atas pelaku yang bertanggung jawab atas kematian ini akan menghadapi hukuman mati yang sangat berat karena kasus ini diklasifikasikan sebagai pembunuhan," tegas Dubes Zahrain.


Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi pada 13 Februari 2018 memastikan komitmen pemerintah untuk pengurusan atas kasus ini.

Sementara Dubes Zahrain menegaskan bahwa Pemerintah Malaysia tidak akan berkompromi mengenai isu-isu tersebut dan akan mengambil tindakan tegas untuk keadilan bagi korban.

Adelina sebenarnya berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. Namun dia berangkat ke Penang dari Medan.

Tak hanya itu, paspor milik Adelina dikeluarkan di Blitar. Sebelumnya disebut nama Adelina dengan nama lengkap Adelina Lisao. Tetapi setelah dilakukan penyelidikan diketahui namanya sebenarnya adalah Adelina Jemirah.

Menlu Retno menyebutkan pihak Kemenlu sudah berhasil mengontak keluarganya. "Iya kita sudah bisa kontak dengan keluarganya, keluarganya ayah dan pamannya," ungkap Retno.

Hingga saat ini, pemeriksaan post mortem terhadap Adelina masih dilakukan.

Adelina Jemirah tewas diduga akibat penyiksaan yang dilakukan majikannya. Dia ditemukan tergeletak di kandang anjing sang majikan oleh warga sekitar. Mereka kemudian membawa Adelina ke kantor polisi dan oleh polisi di bawa ke Rumah Sakit Mertajam.

Belum sempat dimintai keterangan, Adelina tewas di rumah sakit tersebut.

Dua majikan Adelina ditahan di kantor polisi untuk dimintai keterangan. Penangkapan juga dilakukan oleh ibu dari kedua majikan Adelina, yang sebelumnya sempat dicari oleh petugas keamaman Penang.



(DEN)