Ilustrasi KPK - MI.
Ilustrasi KPK - MI.

KPK Periksa 4 Legislator Lampung Tengah

Nasional Suap Bupati Mustafa
Juven Martua Sitompul • 18 Februari 2019 13:54
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat anggota DPRD Lampung Tengah. Mereka akan diperiksa terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.
 
Keempat legislator yang dipanggil penyidik itu yakni Muhammad Ghofur, Zainuddin, Achmad Rosyidi, dan Muhammad Nasir.
 
"Keterangan para saksi dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas tersangka MUS (Bupati Lampung Tengah Mustafa)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, 18 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK kembali menetapkan Mustafa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Dia diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018.
 
Penyidik juga menetapkan dua tersangka lain. Kedua orang itu yakni pemilik PT Sorento Nusantara, Budi Winarto dan pemilik perusahaan PT Purna Arena Yudha, Simon Susilo.
 
(Baca juga:Saksi dapat Rp100 Juta Urus Pinjaman untuk Pemda Lamteng)
 
Mustafa diduga telah menerima fee dari ijon proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga dengan kisaran fee sebesar 10% sampai 20% dari nilai proyek. Total suap yang diterima Mustafa sebanyak Rp95 miliar.
 
Uang itu diperoleh Mustafa dalam kurun waktu Mei 2017 hingga Februari 2018. Rinciannya yakni Rp58,6 miliar dengan kode IN BM berasal dari 179 calon rekanan dan Rp36,4 miliar dengan kode IN BP berasal dari 56 calon rekanan.
 
Total Rp95 miliar suap dan gratifikasi yang diterima Mustafa, sebagian besar berasal dari Budi Wiranto dan Simon Susilo. Dari keduanya, Mustafa menerima Rp12,5 miliar.
 
Sebesar Rp5 miliar diberikan Budi Wiranto sebagai fee ijon proyek paket pekerjaan ruas jalan di Kabupaten Lampung Tengah dengan nilai proyek sekitar Rp40 miliar. Sedangkan, sebesar Rp7,5 miliar dari Simon Susilo atas fee 10% untuk ijon dua proyek paket pekerjaan peningkatan jalan di Kabupaten Lampung Tengah dengan nilai proyek sekitar Rp76 miliar.
 
Penetapan ini merupakan pengembangan kasus suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun 2018 yang membuat Mustafa divonis 3 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.
 
(Baca juga: Suap dari Mustafa Mengalir ke Legislator Lampung Tengah)
 

 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif