NEWSTICKER
Ilustrasi. MI/Ramdani.
Ilustrasi. MI/Ramdani.

KPK Gandeng Interpol Tangkap Harun Masiku

Nasional operasi tangkap tangan
M Sholahadhin Azhar • 13 Januari 2020 20:30
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggandengNational Central Bureau (NCB)-Interpol untuk memulangkancaleg PDIP Harun Masiku. Buronan KPK itu diduga berada di Singapura.
 
"Kami segera berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan National Central Bureau (NCB)-Interpol," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin, 13 Januari 2020.
 
Dia optimis Interpol bisa mencokok Harun. Selama ini, kerja sama antara KPK dan interpol kerap berbuah hasil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kira untuk penjahat koruptor tidak akan sulit ditemukan," ujar Ghufron.
 
Sebelumnya,KPK menangkap komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam operasi tangkap tangan pada Rabu, 8 Januari 2020. Wahyu diduga menerima suap untuk mengupayakan pergantian antarwaktu (PAW) caleg PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatra Selatan Harun Masiku.
 
Selain itu, KPK juga menyita uang Rp400 juta dalam pecahan mata uang dolar Singapura saat OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Sebelumnya, Wahyu juga diduga telah menerima suap Rp200 juta.
 
Lembaga antirasuah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya sekaligus mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, menjadi tersangka penerima suap.
 
Kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan pihak swasta, Saeful, menjadi tersangka penyuap. Saeful diduga menjadi staf di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
 
Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan hanya Harun Masiku yang belum ditahan KPK. KPK meminta Harun segera menyerahkan diri. Sementara itu, tiga tersangka lain menghuni Rumah Tahanan (Rutan) KPK
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif