Dirjen PAS Dapat Luis Vuitton dari eks Kalapas Sukamiskin

Damar Iradat 05 Desember 2018 15:11 WIB
suap fasilitas lapas
Dirjen PAS Dapat Luis Vuitton dari eks Kalapas Sukamiskin
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami - Medcom.id/Damar Iradat.
Jakarta: Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami disebut-sebut menerima hadiah dari terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah. Nama Sri masuk dalam surat dakwaan mantan Kepala Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Wahid Husein. 

Dalam surat dakwaan, pada Juli 2018, Fahmi selaku terpidana kasus korupsi dalam suap di Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan satu clutch bag merek Louis Vuitton kepada Wahid. Tas tersebut diberikan Fahmi kepada Wahid melalui anak buahnya, Hendry Saputra. 

"Tas jenis clutch bag tersebut nantinya akan dihadiahkan terdakwa, Wahid Husein, kepada atasannya, yakni Sri Puguh Budi Utamo, sebagai kado ulang tahun," kata jaksa dalam surat dakwaan yang diterima Medcom.id, Rabu, 5 Desember 2018.


Wahid Husein didakwa menerima suap untuk mengabulkan permintaan terpidana korupsi di Lapas. Wahid mengakomodasi permohonan para napi korupsi yang meminta barang-barang mewah di dalam sel, seperti alat pendingin ruangan atau AC, televisi, dan ponsel.

(Baca juga: KPK Cecar Dirjen PAS Soal Fasilitas Mewah Lapas)

Suap itu diberikan oleh Fahmi Darmawansyah (terpidana kasus Bakamla), Tubagues Chaeri Wardana (terpidana kasus suap Ketua MK Akil Mochtar) dan Fuad Amin Imron (terpidana suap jual beli gas alam).

Wahid didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam dakwaan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 ayat 1 KUH Pidana.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id