Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. ANT/Indrianto Eko.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. ANT/Indrianto Eko.

Polri akan Tingkatkan Pengamanan Menteri

Nasional Wiranto Diserang
Cindy • 11 Oktober 2019 20:47
Jakarta: Mabes Polri akan meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan pejabat negara. Polisi sadar tak bisa membatasi pejabat negara berinteraksi dengan masyarakat.
 
"Tidak mungkin membatasi pejabat publik ketika akan berinteraksi dengan masyarakat, selama ini biasa bersalaman, itu nanti kita evaluasi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Polisi telah menerapkan SOP pengamanan yang berlaku dalam mengawal pejabat negara setingkat menteri. Dalam SOP itu, pengawalan meliputi pengawal pribadi dan kendaraan roda dua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengawalan roda dua hingga pengawalan roda empat," ucapnya.
 
Pejabat negara juga mendapatkan pengamanan dari TNI dan Polri setempat ketika berkunjung ke daerah. "Jadi di lokasi Pak Wiranto ada regu dari Polsek, kodam, Koramil, dan TNI AU," sambung jenderal bintang satu itu.
 
Wiranto diserang orang tak dikenal saat berada di Alun-alun Menes Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019, sekitar pukul 11.30 WIB. AS alias Abu Rara tiba-tiba menyerang Wiranto yang baru saja keluar dari mobil dinasnya.
 
Wiranto yang hendak bersalaman dengan warga, langsung terjengkang. Saat itu, Wiranto hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian gedung kuliah bersama di Universitas Matlaul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Banten.
 
Akibat perbuatan Abu Rara, Wiranto mendapatkan dua luka tusukan di bagian perut sebelah kiri. Keadaan Wiranto mulai membaik setelah menjalani operasi di RSPAD Gatot Subroto.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif