Annas Maamun. ANT
Annas Maamun. ANT

Kontroversi Annas Maamun, KKN hingga Pelecehan

26 September 2014 07:55
medcom.id, Jakarta: Annas Maamun dicokok KPK. Ia menjadi gubernur ketiga Riau yang berurusan dengan komisi antirasuah setelah Rusli Zainal dan Saleh Djasit.
 
Nama Annas belakangan memang menjadi buah bibir publik nasional, setelah ia dilaporkan telah melakukan pelecekan seksual. Adalah WW, putri mantan anggota DPD Soemardi Thaher, yang melaporkan Annas ke Bareskrim Mabes Polri pada Senin 1 September lalu. WW menjadi tutor kepala pada pelatihan bahasa Inggris untuk pejabat eselon II dan III di Pemprov Riau.
 
Perbuatan tidak senonoh diduga dilakukan Gubernur Riau di rumah pribadinya di Jalan Belimbing Pekanbaru pada 30 Mei 2014. Di sebuah kamar kosong di lantai dua rumah itu, Annas diduga melakukan pelecehan seksual. WW lalu mengalihkan perhatian dengan menyatakan ada orang datang dan saat Annas melongok ke luar kamar, dia pun kabur.

Ini bukan kasus dugaan pelecehan pertama yang dilakukan Annas. Belum lama ini Annas memang sudah membantah isu terkait WW. Namun penangkapan KPK terhadap dirinya bersama sembilan orang lain menjadi noda baru bagi sang gubernur.
 
Berikut berbagai kontroversi terkait Annas Maamun yang dikutip dari harian Media Indonesia, Jumat (26/9/2014):
Melantik kerabat (anak/menantu) menjadi pejabat eselon IV provinsi Riau.
 
Fitriana putri (anak) dilantik untuk menjabat Kepala Seksi Mutasi dan Non Mutasi Badan Kepegawaian Daerah Riau.
 
Winda Desrina (anak) dilantik menjadi Kepala Seksi Penerimaan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah Riau.
 
Noor Charis Putra (anak) dilantik menjadi Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum. 
 
Dwi Agus Sumarno (menantu) menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Riau. 
 
Syaifuddin (ipar) menjabat Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bagian Kas Daerah Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Riau.

Dugaan pelecehan:
Diduga melakukan pelecehan terhadap mantan pembantu rumah tangga Annas ketika menjabat Bupati Rokan Hilir. 
 
Diduga melakukan pelecehan terhadap DS, mantan istri Ketua DPRD Dumai, Riau, pada April 2014.
 
Diduga melakukan pelecehan terhadap WW pada Mei 2014.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>