Dua Polisi Korban Penyerangan di Papua Belum Ditemukan

Fachri Audhia Hafiez 29 Juni 2018 17:58 WIB
pilkada 2018
Dua Polisi Korban Penyerangan di Papua Belum Ditemukan
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto Foto: Medcom.id/Arga Sumantri.
Jakarta: Dua polisi korban penyerangan oleh kelompok bersenjata di Distrik Torere, Papua belum ditemukan. Polisi masih terkendala kondisi alam.
 
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menyebutkan, kedua polisi yang hilang itu ialah Inspektur Dua Jesayas H. Nusi dan Brigadir Sinton. Keduanya hilang usai menceburkan diri ke sungai menghindari tembakan.
 
"Sampai sekarang dua petugas kita belum ditemukan," kata Setyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Juni 2018.
 
Setyo mengatakan, kondisi hutan dan medan yang terjal menjadi kendala pencarian korban. 
 
"Hutan itu rapat sekali. Kalau kita enggak pernah di sana ya susah, ini kan mereka harus hati-hati di situ. Mereka (kelompok bersenjata) lebih menang medan," ujar Setyo.
 
Polisi juga kesulitan dalam komunikasi lantaran jarak Polsek dan Polres di Papua terlalu jauh. Tiga dari sembilan orang dalam rombongan yang berhasil selamat perlu menempuh jarak jauh untuk melaporkan ke Polres.
 
"Korban selamat saja mereka bisa merapat ke pinggir sungai lalu lapor ke Polsek. Polsek jauh itu laporan dengan radio Polres itu sudah ketahuan ada tiga org yang selamat," tutur Setyo.

Baca: 3 Petugas Pengaman Surat Suara Tewas Ditembak di Papua

Seperti diketahui, pasukan pengamanan surat suara pemilihan gubernur-wakil gubernur yang bertugas di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, diadang dan ditembak sekelompok orang, Selasa, 27 Juni 2018. Pasukan tersebut terdiri dari sembilan petugas Polri dan Kepala Distrik Torere Obaja Foraro.
 
Tiga orang meninggal dalam insiden itu. Mereka adalah Kepala Distrik Torere Obaja Froaro dan dua anggota polisi yaitu Ipda JN dan Brigpol SK.
 
Lima orang polisi mencoba menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke sungai. Namun, Inspektur Dua Jesayas H. Nusi dan Brigadir Sinton Kabarek belum diketahui keberadaannya sampai sekarang.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id