Srikandi Polres Gresik yang tergabung dalam tim reaksi cepat 'Black Panther Reskrim'. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Srikandi Polres Gresik yang tergabung dalam tim reaksi cepat 'Black Panther Reskrim'. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.

Polres Gresik Punya Srikandi Pembasmi Terorisme

Nasional terorisme Tangkal Radikalisme
Ilham wibowo • 24 Juli 2018 06:10
Gresik: Polres Gresik, Jawa Timur punya tim reaksi cepat yang dinamakan 'Black Panther Reskrim'. Selain menangani kasus kriminal jalanan, tim gabungan lintas satuan ini juga diterjunkan untuk memberantas terorisme.
 
"Tim Taktis yang sewaktu-waktu bisa sebagai power on handKapolres. Sebagai antisipasi jangan sampai membuat suatu situasi keamanan Kamtibmas di wilayah keamanan Gresik ini terganggu," ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro ditemui di kantornya, Senin, 23 Juli 2018.
 
Tim yang dilengkapi dengan seragam lengkap Satuan Tugas Antiteror ini melibatkan 45 personel. Menurut Wahyu, 15 personel di antaranya merupakan srikandi atau polisi wanita yang ikut melakukan penjagaan wilayah selama 24 jam penuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentunya sasaran maupun nanti melaksanakan tugasnya kita harus melibatkan polisi wanita. Black Panther ini selain dalam kategori kegiatan-kegiatan sifatnya patroli skala besar, patroli hunting dan razia, kami juga fokus kepada upaya-upaya mencegah," paparnya.
 
Kehadiran tim yang baru terbentuk pada Mei 2018 itu juga dilengkapi dengan peralatan khusus seperti motor trail, helm, dan rompi antipeluru. Seluruh personel Black Panther itu pun dituntut menguasai teknik dasar anggota Brimob dalam upaya perang jarak dekat dan perang dalam kota.
 
"Srikandi ini juga kami libatkan terutama khusus pada saat salat Jumat karena yang laki-lakinya tentunya wajib hukumnya bagi umat muslim untuk salat. Kami mengantisipasi misalnya ada kasus curat, curas maupun curanmor pada saat Jumat siang," ungkapnya.
 
Sebagai peraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN-RB, Polres Gresik juga perlu meningkatkan kemampuannya dalan memberantas terorisme. Selain masyarakat, keamanan wilayah Gresik yang dihuni ribuan pabrik ini juga perlu dijaga.
 
"Suatu perintah dari Bapak Kapolri, kemudian Bapak Kapolda adanya Satgas Antiteror di Polres Gresik yang kami bentuk ini sebagai bagian dari upaya mengantisipasi, meminimalisasi paham-paham radikalisme," pungkas dia.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif