Ilustrasi Lapas. MI/Susanto
Ilustrasi Lapas. MI/Susanto

Pembebasan Napi untuk Cegah Korona Jangan Timbulkan Masalah Baru

Nasional tahanan napi Virus Korona kemenkumham
Siti Yona Hukmana • 03 April 2020 06:24
Jakarta: Keputusan membebaskan puluhan ribu narapidana untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19) dinilai tepat. Namun, pemerintah diminta memperhatikan sejumlah aspek.
 
"Sebelum napi bebas ada proses asimilasi, supaya bisa hidup bermasyarakat lagi. Jadi, jangan justru tumbuh masalah sosial yang baru," ujar pakar hukum pidana Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad, kepada Medcom.id, Kamis, 2 April 2020.
 
Suparji mengatakan pemerintah juga diminta memperhatikan aspek hukum dan keamanan atas pembebasan narapidana itu. Dia tak ingin narapidana yang bebas balas dendam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perlu diantisipasi," tutur dia.
 
Suparji menyetujui keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membebaskan narapidana. Selain mencegah penyebaran virus korona, langkah itu dinilai demi memenuhi hak-hak kesehatan napi.
 
(Baca: Yasonna Bakal Bebaskan 30 Ribu Napi untuk Cegah Penyebaran Korona)
 
"Pertimbangan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat memang diperlukan, karena situasi semua darurat maka perlu langkah-langkah yang darurat juga," kata dia.
 
Namun, dia meminta pembebasan selektif. Pemerintah juga diminta memperhatikan kesehatan para narapidana.
 
"Jangan malah menimbulkan penyebaran (virus korona) nanti setelah dibebaskan," kata dia.
 
Kemenkumham memutuskan memulangkan 30 ribu narapidana umum dan anak di tengah pandemi virus korona. Hal itu untuk mengurangi penyebaran virus korona di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas).
 
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) telah melepaskan 14.792 narapidana umum dan anak seluruh Indonesia. Rinciannya, narapidana keluar dengan asimilasi 9.091 orang, keluar dengan program integrasi 4.339 orang. Serta 1.362 napi di Aceh lewat asimilasi dan integrasi.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif