Tersangka penculikan dan pencabulan anak dimunculkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Tersangka penculikan dan pencabulan anak dimunculkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Pelaku Penculikan dan Pencabulan Anak di Sunter Ditangkap

Siti Yona Hukmana • 05 Oktober 2020 16:40
Jakarta: Kepolisian menangkap pelaku penculikan dan pencabulan anak di bawah umur di Sunter, Jakarta Utara, PBA, 39. Pelaku menodai korban Melati (bukan nama sebenarnya), 15.
 
"Kita mengamankan tersangka dan korban pada Rabu, 30 September 2020, di indekos tersangka di Jombang, Jawa Timur," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisari Besar (Kombes) Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 5 Oktober 2020. 
 
Menurut dia, kasus ini barawal dari laporan orang hilang pada Selasa, 8 September 2020. Kemudian, keluarga korban melapor ke Polda Metro Jaya pada Kamis, 24 September 2020. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dilakukan pendalaman oleh Tim Resmob (Reserse Mobil) dan setelah memeriksa saksi dan CCTV di tempat korban biasanya (bermain), ditemukan korban memang dibawa kabur oleh seseorang," ungkap mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu. 
 
Yusri mengatakan tersangka telah mengenal korban kurang lebih satu bulan. Pasalnya, korban setiap hari duduk di Danau Sunter berdekatan dengan lokasi kerja tersangka. 
 
Pada Selasa, 8 September 2020, tersangka mendekati korban dan mengiming-imingi pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga di Jombang. Korban diberi Rp50 ribu agar mau dibawa ke indekosnya di kawasan Sunter. 
 
"Setelah sampai di sana (indekos) koban dicabuli tersangka. Besok paginya berangkat kerja pada Rabu, 9 September 2020, korban disimpan di indekos dan dikunci. Selama kurang lebih dua hari di indekos, tersangka mengakui sudah menyetubuhi korban tiga kali," ujar Yusri. 
 
Korban kemudian dibawa ke Jombang menggunakan sepeda motor. Keduanya sempat mampir di Boyolali, Jawa Tengah. Tersangka ditangkap atas bantuan informasi masyarakat yang melihat korban bersama tersangka di Jombang. Keberadaan tersangka viral di media sosial.  
 
Baca: Buronan Kasus Perkosaan di Bawah Umur di Aceh Ditangkap
 
Tersangka telah ditahan. Dia dijerat Pasal 76 huruf e juncto Pasal 82 dan atau Pasal 76 huruf f juncto Pasal 83 Undang-Undang IUU) Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara antara lima tahun hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.
 
Pelaku juga dijerat Pasal 76 huruf f juncto Pasal 83 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan pasal ini, pelaku terancam hukuman penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun dan denda antara Rp60 juta hingga Rp300 juta.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif