Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Pembunuh Balita di Jakpus Diobservasi 14 Hari

Zaenal Arifin • 09 Maret 2020 19:47
Jakarta: Remaja pembunuh balita, NF, 15, diobservasi di Rumah Sakit (RS) Polri R Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku hingga membunuh tetangganya, APA, 5.
 
Kepala Tim Dokter Kejiwaan RS Polri Kramat Jati, Henny Riana, mengatakan proses observasi berlangsung selama 14 hari. Pihaknya perlu mencari kesimpulan apakah NF mengalami gangguan jiwa atau tidak.
 
"Apakah berkaitan dengan masalah tindakannya, apakah memenuhi tanggung jawab terhadap kasus yang dialami, apakah ada gejala psikopatologi," kata Henny di RS Polri Kramat Jati, Senin, 9 Maret 2020.

Dalam pemeriksaan tahap awal, kata Henny, tim dokter baru mendekati tersangka. Langkah ini diambil agar jiwa tersangka tidak terguncang.
 
"Awal ini tentu tidak semua kita tanyakan langsung, tidak mengajukan pertanyaan secara bertubi-tubi, sehingga membuat orang tidak nyaman," ungkap dia.
 
Menurut dia, selama menjalani pemeriksaan, NF akan mendapatkan pendampingan. Hal ini mengingat pelaku masih di bawah umur. Sejauh ini, pelaku masih kooperatif.
 
"Teknisnya pemeriksaan dengan wawancara psikiatri, pemeriksaan psikometri, pemeriksaan tim psikologi, dibutuhkan dari spesialis anak dan spesialis neurologi dan lain-lain," jelas dia.
 
Pembunuh Balita di Jakpus Diobservasi 14 Hari
Kepala Tim Dokter Kejiwaan RS Polri R Said Sukanto, Kramat Jati, Jaktim, Henny Riana, memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin, 9 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
 
Baca: Polisi Tes Kejiwaan NF, Bocah Pembunuh Teman Bermain
 
Pemeriksaan kejiwaan NF dilakukan karena banyak temuan-temuan polisi yang dinilai tidak wajart. Dari hasil pemeriksaan, penyidik menggambarkan tidak ada perasaan menyesal dari pelaku.
 
Selain itu, polisi menemukan beberapa gambar yang menceritakan kekerasan dan pembunuhan. Gambar-gambar itu diketahui terinspirasi dari film horor dan berbau kekerasan yang menjadi kesukaan pelaku.
 
Pembunuhan terjadi pada Kamis, 5 Maret 2020, di rumah pelaku di daerah Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Korban sejatinya biasa bermain di rumah pelaku. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>