Jakarta: Polisi terus menyelisik penembakan Polsek Sugapa oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu. Pelaku diduga merupakan KKB pimpinan Undinus Kogoya.
"Kelompok Undinus Kogoya. Masih kami selidiki lebih lanjut," kata Kepala Operasi Nemangkawi, Brigjen Ramdani Hidayat, saat dikonfirmasi, Senin, 22 November 2021.
Ramdani menyebut dugaan itu usai penyidik menyisir menggunakan pesawat tanpa awak (drone) ke arah tembakan berasal. Drone merekam lima orang yang diduga KKB tengah membawa senjata api laras panjang. Kelima orang itu diduga kuat anak buah Undinus Kogoya.
Namun, Ramdani belum dapat memastikan Undinus Kogoya selaku komandan kelompok turut terlibat langsung dalam peristiwa penembakan Polsek. Undinus Kogoya merupakan pimpinan dari KKB yang berada di wilayah Intan Jaya.
Tentara Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyebut wilayah tersebut merupakan daerah operasi Kodap VIII. Kelompok itu kerap menyuarakan seruan perang di Intan Jaya terhadap aparat TNI-Polri lewat juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam beberapa bulan terakhir. Mereka menyatakan akan melanjutkan perang untuk pembebasan Papua.
Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Polsek Sugapa sempat menangkap dua orang berinisial OJ, 20, dan NT, 18. Kedu pemuda itu diduga berkaitan dengan insiden penembakan tersebut.
Namun, keduanya dipulangkan setelah terbukti tidak terlibat peristiwa itu. "Sampai saat ini, kedua orang tersebut tidak ada kaitannya dengan KKB. Sehingga tentunya kami harus melepaskan yang bersangkutan," kata Ramadhan, Jumat, 19 November 2021.
Aparat TNI-Polri baku tembak dengan KKB pada Kamis, 18 November 2021. Baku tembak berlangsung selama tiga jam dari pukul 08.30 hingga 10.50 WIT.
Salah satu timah panas mengenai Polsek Sugapa. Pemicu saling tembak antara aparat dengan kelompok separatis tersebut masih didalami. Tak ada korban jiwa dari insiden itu.
Baca: Lagi, KKB Bakar Bangunan di Sekitar Bandara Sugapa Papua
Jakarta:
Polisi terus menyelisik penembakan Polsek Sugapa oleh
kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu. Pelaku diduga merupakan KKB pimpinan Undinus Kogoya.
"Kelompok Undinus Kogoya. Masih kami selidiki lebih lanjut," kata Kepala Operasi Nemangkawi, Brigjen Ramdani Hidayat, saat dikonfirmasi, Senin, 22 November 2021.
Ramdani menyebut dugaan itu usai penyidik menyisir menggunakan pesawat tanpa awak (
drone) ke arah tembakan berasal.
Drone merekam lima orang yang diduga KKB tengah membawa senjata api laras panjang. Kelima orang itu diduga kuat anak buah Undinus Kogoya.
Namun, Ramdani belum dapat memastikan Undinus Kogoya selaku komandan kelompok turut terlibat langsung dalam peristiwa penembakan Polsek. Undinus Kogoya merupakan pimpinan dari KKB yang berada di wilayah Intan Jaya.
Tentara Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyebut wilayah tersebut merupakan daerah operasi Kodap VIII. Kelompok itu kerap menyuarakan seruan perang di Intan Jaya terhadap aparat TNI-Polri lewat juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam beberapa bulan terakhir. Mereka menyatakan akan melanjutkan perang untuk pembebasan Papua.
Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Polsek Sugapa sempat menangkap dua orang berinisial OJ, 20, dan NT, 18. Kedu pemuda itu diduga berkaitan dengan insiden penembakan tersebut.
Namun, keduanya dipulangkan setelah terbukti tidak terlibat peristiwa itu. "Sampai saat ini, kedua orang tersebut tidak ada kaitannya dengan KKB. Sehingga tentunya kami harus melepaskan yang bersangkutan," kata Ramadhan, Jumat, 19 November 2021.
Aparat
TNI-Polri baku tembak dengan KKB pada Kamis, 18 November 2021. Baku tembak berlangsung selama tiga jam dari pukul 08.30 hingga 10.50 WIT.
Salah satu timah panas mengenai Polsek Sugapa. Pemicu saling tembak antara aparat dengan kelompok separatis tersebut masih didalami. Tak ada korban jiwa dari insiden itu.
Baca:
Lagi, KKB Bakar Bangunan di Sekitar Bandara Sugapa Papua
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)