Eks Ketua Umum PPP Rommahurmuziy. Foto: ANT/Sigid
Eks Ketua Umum PPP Rommahurmuziy. Foto: ANT/Sigid

Romahurmuziy: Ini Pelajaran Paling Berharga

Nasional OTT Romahurmuziy
M Sholahadhin Azhar • 13 Januari 2020 19:28
Jakarta: Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy membacakan nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dia menyebut kasusnya sebagai pembelajaran.
 
"Kurang lebih sepuluh bulan saya ditahan. Ini menjadi pelajaran hidup paling berharga dalam hidup saya," ujar Romy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020.
 
Tak jelas pelajaran apa yang didapatnya dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama. Tak hanya ia, keluarganya pun turut merasakan penderitaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang paling menderita secara batin tentunya adalah anak dan istri saya," kata dia.
 
Di sisi lain, Romy meminta dibebaskan dari segala tuduhan. Dia memelas pada Hakim agar kehormatan dirinya dikembalikan.
 
"Saya memohon Yang Mulia untuk membebaskan saya dari segala tuduhan, memulihkan seluruh martabat dan kehormatan saya, serta mengembalikan saya kepada anak dan istri saya," kata dia.
 
Dalam kasus ini, Romy dituntut hukuman empat tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider lima bulan kurungan.
 
Romy dinilai terbukti menerima hadiah atau suap dari Haris Hasanuddin total Rp325 juta. Kemudian dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Muafaq Wirahadi sebesar Rp91,4 juta.
 
Dalam perkara ini, Romy dinilai terbukti melanggar dakwaan pertama alternatif kedua. Romy dinilai terbukti melanggar Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 
Kemudian di dakwaan kedua alternatif kedua, yakni menerima suap dari Muafaq, Romy dinilai terbukti melanggar Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif