Kepulauan Tanimbar: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Yohana Yembise meminta guru tak lagi menghukum siswa dengan kekerasan. Kekerasan terhadap anak di sekolah harus dihapuskan.
"Apakah anak-anak masih dipukul oleh guru-guru di sekolah? Tak boleh lagi ada lagi guru yang memukul anak-anak," kata Yohana saat kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Selasa, 27 Agustus 2019.
Yohana menyebut metode kekerasan untuk menghukum siswa sudah ketinggalan jaman. Kebiasaan itu harus ditinggalkan.
Dia mengingatkan Undang-undang Perlindungan Anak bisa menjerat oknum-oknum yang melakukan kekerasan terhadap anak, termasuk guru. Pelaku kekerasan terhadap anak bisa dipidana hingga lima tahun penjara.
"Tak boleh lagi pukul anak-anak. Harus kita jaga anak-anak. Orang tua saja kita larang apalagi guru-guru," ujarnya.
Lebih lanjut, Yohana menyebut anak adalah aset bangsa. Dia meminta semua pihak mendidik anak dengan benar agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan di negeri ini.
"Anak-anak kita dijaga oleh negara. Tak boleh lagi ada orang yang main-main dan melakukan kekerasan terhadap anak," tegasnya.
Kepulauan Tanimbar: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Yohana Yembise meminta guru tak lagi menghukum siswa dengan kekerasan. Kekerasan terhadap anak di sekolah harus dihapuskan.
"Apakah anak-anak masih dipukul oleh guru-guru di sekolah? Tak boleh lagi ada lagi guru yang memukul anak-anak," kata Yohana saat kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Selasa, 27 Agustus 2019.
Yohana menyebut metode kekerasan untuk menghukum siswa sudah ketinggalan jaman. Kebiasaan itu harus ditinggalkan.
Dia mengingatkan Undang-undang Perlindungan Anak bisa menjerat oknum-oknum yang melakukan kekerasan terhadap anak, termasuk guru. Pelaku kekerasan terhadap anak bisa dipidana hingga lima tahun penjara.
"Tak boleh lagi pukul anak-anak. Harus kita jaga anak-anak. Orang tua saja kita larang apalagi guru-guru," ujarnya.
Lebih lanjut, Yohana menyebut anak adalah aset bangsa. Dia meminta semua pihak mendidik anak dengan benar agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan di negeri ini.
"Anak-anak kita dijaga oleh negara. Tak boleh lagi ada orang yang main-main dan melakukan kekerasan terhadap anak," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOW)