Ilustrasi. (medcom.id)
Ilustrasi. (medcom.id)

5 WNI Kena Sanksi AS Jadi Fasilitator Keuangan IS, Ini Respons BNPT

Nasional Amerika Serikat terorisme Teroris isis BNPT
Tri Subarkah • 10 Mei 2022 16:45
Jakarta: Sebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) kena sanksi Amerika Serikat (AS). Mereka disebut terkait jaringan fasilitator keuangan Negara Islam atau Islamic State (IS).
 
"BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) sudah mengetahui tentang profil lima WNI tersebut yang memang terlibat dalam jaringan FTF (foreign terrorist fighters) ISIS," ujar Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ahmad Nurwahid, saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Kelima WNI tersebut adalah Dwi Dahlia Susanti, Rudi Heryadi, Ari Kardian, Muhammad Dandi Adhiguna, dan Dini Ramadhani. Mereka dijatuhi sanksi pembekuan aset oleh Departemen Keuangan AS. Menurut Ahmad, sebagian sudah bebas dari penjara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan pencantuman nama-nama tersebut disikapi BNPT sebagai bagian dari pencegahan pendanaan terorisme. Hal itu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.
 
Baca: Kepala BNPT Minta Fanatisme Agama Tak Digunakan untuk Memonopoli
 
Menurut Ahmad, BNPT akan menindaklanjuti laporan itu sesuai kewenangan UU tersebut. BNPT merupakan salah-satu lembaga yang terlibat melalui mekanisme Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Terorisme (DTTOT).
 
"Langkah BNPT akan berkoordinasi dengan lembaga terkait dan dalam kasus FTF BNPT sejatinya sudah memiliki satgas penanggulangan FTF yang dipimpin oleh Kepala BNPT sebagaimana keputusan Kemenkopolhukam" jelas Ahmad.
 
Berikut profil lengkap lima WNI tersebut:
 
1. Dwi Dahlia Susanti asal Tasikmalaya, saat ini berdasarkan data perlintasan berada di Turki.
2. Rudi Heryadi asal Sawangan, Depok, dideportasi dari Turki pada 27 September 2019 dan proses pidana baru keluar bebas bersyarat pada 9 Mei 2022.
3. Arif Kardian asal Tasikmalaya, ditangkap pada 2016 sebagai fasilitator. Saat ini sudah bebas.
4. Muhammad Dandi Adhiguna asal Cianjur, sebagai fasilitator keberangkatan ke Suriah.
5. Dini Ramadhani asal Tegal, sebagai fasilitator bergabung dengan ISIS diduga berada di Turki.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif