Kejaksaan Agung. Foto: MI
Kejaksaan Agung. Foto: MI

2 Direktur di Kemenperin Diperiksa soal Korupsi Impor Garam

Siti Yona Hukmana • 28 November 2022 21:13
Jakarta: Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua orang direktur di Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pemeriksaan terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor garam industri pada 2016-2022.
 
"Saksi-saksi yang diperiksa yaitu IW selaku Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian RI," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis, Senin, 28 November 2022.
 
Direktur kedua ialah PJA selaku Direktur Jenderal Industri Argo Kementerian Perindustrian. Ada satu lagi saksi yang diperiksa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemeriksaan satu saksi ini untuk menggali peran tersangka MK. Satu saksi itu ialah MA selaku mantan Direktur Jasa Kelautan pada Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2018.
 
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan," ungkap Ketut.
 

Baca: Gazalba Saleh Diduga Penjarakan Orang 5 Tahun Demi SGD202 Ribu


Kejagung menetapkan empat tersangka dalam rasuah ini. Keempat tersangka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP.
 
Berikut ini daftar empat tersangka:
  1. Yosi Arfianto (YA), Kasubdit Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian
  2. Ir. Fredy Juwono (FJ), Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian
  3. Ir. Muh. Khayam (MK), Dirjen Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian periode 2019-2022
  4. Frederik Tony Tanduk (FTT), pensiunan PNS atau Ketau Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI)

 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif