3 Tersangka Suap DPRD Sumut Diperiksa KPK
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Aprilio Akbar
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan Rooslynda Marpaung, Rinawati Sianturi, dan Rijal Sirait. Ketiganya terseret skandal suap yang melibatkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut).

"Ketiganya akan diperiksa dengan statusnya sebagai tersangka," ujar Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

Sebanyak 38 orang anggota dan mantan anggota DPRD Sumut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penetapan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2012-2013 oleh mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.


Penetapan status tersangka diketahui dari surat pemberitahuan bernomor B/227/DIK.00/23/03/2018 yang ditujukan Komisi Pemilihan Umum kepada Ketua DPRD Sumatera Utara Wagirin Arman tertanggal 29 Maret 2018.

Baca: 22 Anggota DPRD Sumut Diperiksa

Sebanyak 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang menjadi tersangka baru kasus suap Gatot ialah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, dan M Yusuf Siregar.

Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, dan Mustofawiyah menyandang status sama.

Status tersangka juga ditetapkan untuk Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, dan Dermawan Sembiring.

Baca: Eks Anggota DPRD Sumut Ditahan

Nama Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, dan Fahru Rozi pun masuk daftar tersangka. Tersangka lainnya ialah Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, serta Tahan Manahan Panggabean.

Gatot divonis empat tahun penjara pada Maret 2017 di PN Medan. Gatot terbukti menyuap pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 senilai Rp61,8 miliar.



(OJE)